MATATELINGA, Jakarta: Norovirus, kadang-kadang disebut "penyakit muntah musim dingin" atau penyakit dua ember",karena menyebabkan muntah dan diare, sedang meningkat di seluruh negeri, bahkan ketika flu musiman mulai merebak dan pneumonia berjalan terus merajalela.Data air limbah dan laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menunjukkan lonjakan norovirus yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir, dengan angka yang jauh melebihi angka beberapa tahun terakhir.Setidaknya 91 wabah dilaporkan pada pekan tanggal 5 Desember, lebih dari dua kali lipat jumlah maksimum wabah yang dilaporkan dalam jangka waktu yang sama selama beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA:Penyakit Apa Dialami Pedana Menteri Israel, Hingga Menjalani Operasi...?Apa itu norovirus?Norovirus disebut sebagai "patogen manusia yang sempurna." Ini adalah sejenis penyakit perut yang sangat menular yang menyebabkan muntah dan diare parah, disertai sakit kepala, demam, dan nyeri tubuh.Penyakit ini menyebar dengan cepat dan jauh di permukaan dan melalui udara melalui tetesan kecil muntahan. Kebanyakan orang pulih sepenuhnya, tetapi hanya setelah berhari-hari menderita. Karena bermutasi, orang bisa tertular norovirus setiap tahun.
Wabah dapat terjadi kapan saja, namun paling sering terjadi pada bulan November hingga April.
Virus ini menyebar melalui muntahan dan diare. Penyakit ini menyebar melalui kontak langsung dengan seseorang yang mengidap norovirus, atau dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian memasukkan jari Anda ke dalam mulut. Makanan atau cairan yang terkontaminasi juga dapat menyebarkan virus.
[br]
Kerang, terutama tiram dan kerang, juga diketahui menyebarkan penyakit ini, karena mereka merupakan penyaring dan dapat mengakumulasi virus dari limbah yang tidak diolah yang mengalir ke habitatnya.
Apa saja gejala norovirus? Berapa lama mereka bertahan?
Gejala dimulai 12 hingga 48 jam setelah terpapar virus dan berlangsung sekitar 1 hingga 3 hari. Bahkan setelah sembuh, orang yang terinfeksi masih bisa menularkan penyakitnya selama dua minggu lagi.
Salah satu bahaya muntah dan diare yang berkepanjangan adalah hilangnya cairan yang dapat menyebabkan dehidrasi parah. Hal ini harus diwaspadai pada anak-anak dan khususnya orang lanjut usia " anak-anak mungkin tidak mengeluarkan air mata saat menangis, atau menjadi sangat rewel atau mengantuk, jika mereka mengalami dehidrasi.
Tidak ada obat khusus yang digunakan untuk mengobati penyakit ini. Sebaliknya, gejalanya dapat diatasi dengan larutan rehidrasi oral seperti Pedialyte, yang dapat membantu memulihkan cairan dan elektrolit yang hilang dari tubuh.
[br]
Mengapa norovirus sangat sulit dibunuh?
Cara yang paling dapat diandalkan untuk menghentikan penyebarannya adalah dengan mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik, terutama jika Anda sedang menyiapkan makanan, atau setelah menggunakan kamar kecil atau mengganti popok.
Pembersih tangan tidak terlalu efektif melawan norovirus. Meskipun banyak virus terkandung dalam “amplop” yang terbuat dari lemak dan dapat dipecahkan dengan pembersih berbasis alkohol, norovirus terkandung dalam cangkang protein kuat yang disebut kapsid. Ini tidak mudah dihilangkan dengan disinfektan alkohol.
Kapal pesiar, yang memiliki tahun utama pada tahun 2024, sering dikaitkan dengan norovirus, karena jarak yang dekat dan fasilitas yang digunakan bersama, namun virus ini tidak terbatas pada kapal pesiar. Panti jompo, rumah sakit, penjara, dan taman kanak-kanak semuanya bisa menjadi lokasi wabah.