MATATELINGA,Labuhanbatu : Dalam lima tahun terakhir, KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) di Kabupaten Labuhanbatu menghadapi tantangan serius akibat dualisme bahkan trilisme kepemimpinan. Fragmentasi yang berasal dari perpecahan di tingkat pusat telah berdampak besar di daerah, membuat organisasi ini kehilangan daya dorong dan marwahnya sebagai wadah pemersatu pemuda.
Kini, dengan telah bersatunya KNPI secara nasional, inilah momen penting untuk memulai lembaran baru. Labuhanbatu perlu mengambil bagian dalam semangat penyatuan ini dengan memilih figur Ketua KNPI yang tidak hanya memiliki nama besar, tetapi juga rekam jejak panjang dalam gerakan kepemudaan. Sosok yang sanggup memimpin, merangkul, dan membangkitkan kembali peran strategis pemuda.
KNPI yang Mandiri dan Berwibawa
KNPI harus berdiri sebagai organisasi yang mandiri dan berwibawa, tidak hanya menjadi perpanjangan tangan kekuasaan, tetapi mitra strategis yang juga berani bersikap kritis dan konstruktif. Pemuda tidak boleh hanya menjadi pelengkap, melainkan kekuatan utama dalam mendorong program pembangunan dan perubahan sosial.
Baca Juga: Polres Labuhanbatu Laksanakan Sertijab Sejumlah Pejabat Utama