Matatelinga - Jakarta, "Banyak pasangan yang seolah menargetkan harus sekian kali orgasme, biasanya nggak berhasil bila seperti itu. Kalau orang pakai target kayak orang kejar tayang, jadi susah. Nikmati saja prosesnya, jangan sampai sesi akhir bercinta, salah satu pasangan terdiam dan berpikir saya mulai bosan dan berpikir tidak asik lagi. Proses bercinta itu harus menyenangkan buat berdua,".Dalam hubungan intim, ternyata lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai klimaks bercinta tidak begitu penting. Sebab kenyamanan dan kualitas bercinta lah yang utama.Begitu disampaikan Psikolog Seksual Zoya Amirin untuk Sexpedia, Liputan6.com, ditulis Rabu (17/12/2014)."Lama waktu yang dibutuhkan untuk klimaks bercinta tergantung apakah pria atau wanita tersebut merasa rileks. Perbandingannya seperti naik mobil, berapa rotasi per menitnya (RPM). Begitu juga saat Anda bercinta, ketika Anda rileks maka pasangan akan nyaman dan Anda akan mencapai klimaks bercinta," katanya.Itulah, kata Zoya, mengapa pasangan disarankan untuk bercanda, foreplay dan komunikasi saat akan bercinta agar keduanya bisa rileks."Mencapai klimaks bercinta itu bukan urusan sesi panjang atau pendek, yang penting kulitas atau hirarki paling nyaman berdua," katanya.(Mt/Lpt6)