Matatelinga, Nasib malang menimpa bocah empat tahun bernama Arif Miah. Pasalnya, sebuah baterai logam bersarang di hidungnya selama satu bulan. Awalnya petugas medis mengatakan, benda yang menyumbat di salah satu hidungnya adalah biji beras.Kemudian, semua terungkap setelah cairan hitam keluar dari lubang hidung dan telinga yang disebabkan kebocoran dari baterai, yang bersarang selama empat minggu di dalam hidung.Kedua orang tua Arif takut anaknya mengalami gangguan pernafasan selama sisa hidupnya karena sebuah baterai yang bersarang. Mereka sedang mempertimbangkan tindakan hukum terhadap Rumah Sakit Bedford, setelah petugas medis menolak permintaan untuk X-ray dan bersikeras bahwa penyumbatan itu disebabkan oleh biji beras.Orang tua Arif membawa Arif ke rumah sakit pada bulan November setelah adik Arif mengatakan bahwa, dirinya menaruh baterai di hidung kakaknya (Arif).“Jika mereka menangani kasus ini secara serius pada awalnya, semua ini tidak akan terjadi. Saya meminta mereka untuk melakukan X-ray namun mereka menolaknya. Bahkan mereka mengatakan itu, adalah biji beras karena mereka melihat ke dalam hidung Arif ada keropeng yang berwarna beras,” ucap ayah Arif seperti yang dilansir oleh Dailymail.Kedua orang tua korban benar-benar marah dengan pihak rumah sakit. Dirinya juga menganggap tidak ada yang mendengarkannya sampai akhirnya keluar cairan hitam dari lubang hidung bocah malang tersebut.Tak lama kemudian, Arif dibawa kembali ke RS. Bedford dan ditangani oleh empat orang dokter. Setelah pihak dokter menangani Arif, ternyata yang menyumbat di salah satu lubang hidungnya adalah baterai jam.(Fit)