Matatelinga, STUDI terbaru yang menunjukkan bahwa buah mentimun dapat mengobati kanker dan diabetes. Ini karena gen yang bertanggung jawab menciptakan rasa pahit oleh senyawa cucurbitacins, yang juga ditemukan dalam buah labu, melon, dan semangka.Hampir 96 persen kandungan mentimun adalah air. Meskipun mentimun memiliki vitamin dan mineral yang lebih sedikit, daripada kebanyakan buah dan sayuran, mereka memiliki sifat lain yang bermanfaat besar bagi kesehatan.Mentimun liar yang ditemukan di China dan India, biasa digunakan untuk mengobati muntah, pencahar usus besar, dan gangguan liver. Sekarang, penelitian telah menunjukkan bahwa buah dan daun tanaman ini, dapat mengobati diabetes dan menekan pertumbuhan sel kanker.Berikut adalah penjelasan mengapa mentimun memiliki kandungan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Sebagaimana dilansir dari Boldsky, Selasa, (23/12/2014).Rasa pahit : Rasa pahit dalam tanaman ini dikendalikan oleh dua sifat genetik, yaitu Bi dan Bt. Bi yang menyebabkan rasa pahit di seluruh tanaman dan Bt hanya pada buahnya. Senyawa pahit ini memiliki sifat sebagai obat.Cucurbitacin : Sembilan gen diidentifikasi untuk membuat cucurbitacin. Cucurbitacin adalah penyumbang utama yang membuat mentimun efektif untuk mengobati kanker dan diabetes.Lignan : Ada tiga lignan yang ditemukan dalam mentimun. Ini sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker. Pinoresinol, salah satu lignan, diketahui berperan dalam menekan pertumbuhan sel-sel leukemia.Saponin : Bahan kimia ini ditemukan dalam mentimun. Saponin bertindak seperti obat alami untuk diabetes. Ini akan membuka sel, sehingga memungkinkan insulin dan glikogen untuk masuk ke dalamnya. Mentimun akan mengurangi kadar gula dalam urin dan membantu melarutkan lemak dalam jaringan.Mentimun dalam diet : Kalium, vitamin K, dan vitamin C banyak ditemukan dalam mentimun. Mentimun baik untuk diet rendah karbohidrat, yang juga baik bagi diabetesi. Faktanya, ini adalah salah satu sayuran terbaik untuk diet sehat.(Fit)