MATATELINGA,Panyabungan : Aksi pamer aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kotanopan melalui video viral di media sosial terus memicu gelombang kemarahan publik dan kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk arogansi nyata yang menantang supremasi hukum di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).Kini giliran Ikatan Pelajar Alwashliyah (IPA) ikut bersuara lantang mendesak Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, SIK, M.Si beserta jajaran untuk segera mengambil tindakan tegas dengan menangkap pelaku dalam video tersebut. "Bukti visual berupa video viral aktivitas illegal PETI Kotanopan telah tersebar luas ke medsos. Maka tidak ada alasan bagi Polres Madina untuk mendiamkan kasus ini. Segera proses hukum dan tangkap pelaku kejahatan lingkungan yang viral tersebut" tegas Ketua PC IPA Kab Madina Hanafi Lubis kepada pers di Panyabungan (27/06).