JAKARTA - Matatelinga, Bayangkan saja, bila mengonsumsi pasta dengan kandungan kalori sebesar 600 cal kita diharuskan berolahraga lari selama 1 jam, bagaimana bila kita mengonsumsi pasta lengkap dengan sausnya?Pasta merupakan kudapan masyarakat Italia yang begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia. Sayang, pasta polos tanpa bumbu apa pun sudah mengandung 600 kalori. Sedangkan masyarakat Indonesia, paling senang bila dicampurkan dengan daging, sambal tomat, cabai, dan juga keju ketika menyantap sepiring pasta.Tenang, di bawah ini, ada kok sejumlah pasta yang dapat disantap tanpa perlu takut akan mengalami kenaikan berat badan, seperti dikutip dari Natural News, Jumat (2/1/2015).1. Mi ShiratakaKandungan serat di dalam mie yang terbuat dari tanaman konjac yang juga dikenal sebagai ubi Jepang ini adalah 0 kalori. Bentuk dari mi shirataka pun beragam, yakni angel, penne, dan fettucine.Karena mi satu ini dikemas dalam bentuk cairan, kita tidak perlu capai memasaknya, cukup dibilas dan di letakkan ke dalam piring saja.Bila di antara kita ada yang alergi gluten, menyantap mi shirataki sangat dianjurkan, karena mi yang dipercaya mampu menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol, dan mampu mengendalikan diabetes ini bebas dari gluten.2. Spaghetti labuYa! bila spaghetti terbuat dari tepung terigu atau gandum, spaghetti yang disebut dengan spaghetti squash ini terbuat dari labu dan memiliki kadar air yang cukup tinggi, 92 persen. Oleh karena itu, spaghetti yang memiliki kandungan serat tinggi, dapat menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol, bahkan mengurangi sembeli memiliki kandungan kalori yang cukup rendah.3. Zucchini pasta (pasta timun Jepang)Pasta timun Jepang mengandung kalori yang sangat kecil, tapi tinggi kalium yang dapat membantu kita menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan mengontrol tekanan darah.(Mt/Lpt6)