Matatelinga, Menghadapi ‘tamu bulanan’ sudah menjadi bagian kehidupan wanita. Ada yang melewatinya tanpa masalah, namun ada pula yang cukup menderita dibuatnya. Tiap individu memang menghadapi masalah haid berbeda. Maka tak heran beredar mitos A sampai Z seputar menstruasi. Nah, mana yang mitos dan fakta? Seperti dilansir laman okezone.com, Minggu (29/3/2015)Menstruasi menyebabkan bau badan adalah fakta : Penelitian mengatakan bahwa bau badan perempuan berubah-ubah sepanjang siklus haid. Bau badan paling kurang disukai ialah saat menstruasi, sementara bau yang paling menarik adalah saat wanita dalam masa subur (ovulasi). Namun belum diketahui secara pasti apa kaitan dan penyebabnya.Menggaruk kulit saat haid picu stretch mark adalah mitos : Salah satu yang paling dihindari wanita saat sedang menstruasi adalah menggaruk kulit, terutama pada bagian kulit kaki karena dapat menimbulkan stretch mark. Namun hal ini tidak bisa dibenarkan alias mitos belaka. Stretch mark merupakan suatu kondisi dimana kulit mengalami peregangan akibat kehamilan atau kegemukan. Jadi tak ada hubungannya dengan menggaruk kulit saat haid.Sering ngantuk dan gampang capek : Apakah moms merasakan kondisi di atas meskipun malam sebelumnya Anda cukup tidur? Sebenarnya mudah mengantuk dan cepat lelah saat menstruasi tidak ada hubungannya dengan kecukupan jam biologis tidur seorang wanita.Namun karena tubuh mengeluarkan banyak darah merah, maka bisa dikaitkan hubungannya. Mengapa? Fungsi darah merah berperan penting menyalurkan oksigen dan nutrisi ke seluruh sel tubuh. Berkurangnya darah merah otomatis menyebabkan suplai oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh menjadi berkurang. Sehingga inilah yang menyebabkan tubuh mudah sekali mengantuk, kerja otak pun cenderung melambat sehingga sering mengantuk.Bila perdarahannya cukup berat, biasanya menyebabkan anemia. Oleh karenanya, wanita yang sedang menstruasi disarankan untuk mencukupi kebutuhan zat besi atau asam folatnya.(Fit)