Matatelinga, Penuaan membuat metabolisme melambat dan risiko kesehatan meningkat. Pada wanita, fase menopause menambah masalah. Kondisi ini membutuhkan pendekatan khusus untuk menyeimbangkannya, termasuk dengan makanan sehat.Adapun sejumlah pertimbangan mengenai nutrisi sehat untuk mempermudah Anda melalui peralihan ke periode menopause lebih mudah. Berikut adalah di antaranya, seperti dilansir dari Timesofindia dan dikutip laman okezone.com, Minggu (5/4/2015).Banyak makanan berserat : Serat yang terkandung dalam bahan makanan seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran dapat menurunkan kolesterol, gula darah, mencegah sembelit dan semua masalah kesehatan lainnya seperti yang dialami wanita saat menopause.Dapatkan cukup kalsium : Mengonsumsi produk susu atau makanan kaya kalsium lainnya setiap hari akan membantu memastikan Anda mendapatkan cukup kalsium. Kalsium penting karena wanita di usia paruh baya rentan kekurangan kalsium yang salah satunya meningkatkan risiko osteoporosis.Jangan tinggalkan kedelai : Kedelai mengandung fitoestrogen isoflavon yang dapat mengurangi keluhan pra atau saat menopause, seperti sensasi panas. Sensasi panas, yang diikuti berkeringat dan peningkatan detak jantung dalam satu waktu, bisa dikurangi dengan diet tinggi kedelai yang juga mengandung kalsium.Cukupi zat besi untuk tingkatkan darah : Mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, daging unggas, ikan, telur, sayuran berdaun hijau akan membantu memastikan bahwa Anda mendapatkan zat besi yang cukup sesuai kebutuhan diet harian. Zat besi yang cukup juga jelas dapat membantu mengurangi kemungkinan anemia.(Fit)