Matatelinga.com, Banyakmitos yang beredar terkait kanker payudara yang banyak dialami para wanita. Fakultas Kesehatan Masyarakat(FKM) UI mengkampanyekan pencegahankanker payudara, termasuk mengklarifikasi mitos-mitos yang beredar disekitarnya.
Dokter spesialis Onkologi atau kanker, WaltaGautama menyebut pemakaian deodoran dan bra berkawat tidak berpengaruh ataumemicu sel kanker payudara muncul."Dulu mitos itu berkembang karena banyakorang Fiji yang enggak pake bra terkena payudara sedikit, lalu dikaitkanpadahal dari penelitian tidak terbukti, tidak ada hubungan sebab akibat. Begitujuga deodoran," kata Walta di FKM UI, Selasa (21/4/2015) tadi malam.Selain itu juga, beredar kabar bahwa isapan bayidi puting ibu dapat menghindarkan kanker. Lagi-lagi isu itu cuma isapan jempolbelaka.Menurut dokter di RS Darmais ini, penyebab utamakanker payudara belum bisa dipastikan. Namun, erat kaitannya dengan alkohol,lemak dan hormon estrogen."Ada penelitian 2 sloki wine per harimenyebabkan resiko kanker payudara naik karena alkohol dapat berubah menjadihormon estrogen. Orang yang mempunyai estrogen besar berpeluang terkena kankerpayudara," tandas dia lagi.Pendeteksian terhadap kanker payudara memang harusdilakukan sedini mungkin. Caranya dengan meraba bagian payudara, jika adabenjolan keras yang membuat perubahan bentuk payudara disertai kulit mengerasdan kemerahan, kemungkinan besar terjangkit kanker payudara."Biasanya payudara besar menyebabkandiagnostik besar terlambat,"tukas dia. Demikian dikutip lamanmerdeka.com, Rabu (22/4/2015)
(Fit)