Matatelinga.com, Kita sering mendengar bahwa makanan yang dibakar bisa menyebabkan kanker. Potensi tersebut bukan hanya karena kontaminasi arang yang digunakan untuk membakar makanan, tetapi juga karena pemanasan daging yang berlebihan.Dokter spesialis penyakit dalam, Hardianto Setiawan, pun mengingatkan agar kita mengurangi konsumsi daging yang dibakar, seperti sate atau barbeque. Daging yang dibakar bisa menghasilkan zat yang bersifat karsinogenik dari nitrosamin yang dihasilkan."Senyawa nitrosamin yang dihasilkan selama proses pembakaran bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker," kata dokter Digestive Clinic dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, saat ditemui baru-baru ini, di Jakarta, kemarin.Senyawa nitrit yang menghasilkan nitrosamin berasal dari zat pewarna dalam daging berwarna (daging merah). Hardianto menambahkan bahwa nitrosamin tidak hanya dihasilkan pembakaran dengan arang, tetapi juga pemanasan daging itu sendiri.“Daging olahan atau daging yang dibakar sebaiknya memang dihindari. Sekali-kali tentu tidak masalah, asal jangan terlalu sering atau terlalu banyak,” ujarnya. Demikian dilansir laman okezone.com, Kamis (2/7/2015)(Fit)