Matatelinga.com, Tidur yang berkualitas tidak hanya ditentukan dari seberapa cepat Anda terlelap. Tanpa disadari, waktu tidur nyenyak kita, bisa terganggu oleh serangan nyamuk, keinginan buang air kecil, atau jam alarm yang mengharuskan kita bangun lebih dini.Walaupun Anda mampu terjaga 100 persen setelah tidur yang tidak cukup, ini bisa mempengaruhi optimalisasi kesehatan Anda. Ini bisa ditunjukkan dengan tanda-tanda berikut, seperti dikutip dari Prevention dan dilansir laman okezone.com, Sabtu (11/7/2015).Mudah tersinggung : Penelitian dari University of Pennsylvania menemukan bahwa, mereka yang hanya tidur rata-rata 4,5 jam setiap malam selama seminggu lebih stes, mudah marah dan sedih daripada mereka yang tidur cukup.Bila Anda menemukan teman Anda yang masalah suasana hati yang demikian, menyuruhnya tidur mungkin bisa menjadi saran terbaik dari Anda untuknya.Terbangun dengan mulut kering, sakit tenggorokan, atau sakit kepala : Gejala ini bisa menjadi pertanda Anda mengalami sleep apnea, yaitu kondisi saat saluran napas terkulai sehingga menyebabkan Anda berhenti bernapas selama beberapa detik saat tidur. Ini mendorong dinding saluran napas untuk saling bergesekan dan bergetar saat bernapas.Ini juga menciptakan suara mendengkur dan menyebabkan mulut kering hingga sakit tenggorokan. Pernapasan yang berhenti secara berulang sepanjang malam juga bisa membuat otak Anda kelaparan oksigen, yang menyebabkan sakit kepala.Bangun kesiangan di esok hari saat hari libur : Mungkin kita sering bangun lebih siang di hari libur. Apakah Anda merencanakannya atau hanya tidur begitu saja hingga bangun kesiangan? Kalau itu karena “kebablasan”, ini bisa menjadi pertanda waktu tidur Anda di hari kerja yang lalu tidak cukup dan itu tidaklah normal.(Fit)