Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Risiko Gunakan Kawat Gigi Untuk Ikuti Tren
Kesehatan

Risiko Gunakan Kawat Gigi Untuk Ikuti Tren

Admin - Jumat, 07 Agustus 2015 19:46 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Di Indonesia, kawat gigi mulai populer di tahun 2000-an. Padahal, kawat gigi sudah ada sejak 3000 hingga 2000 tahun sebelum masehi. Pada awalnya, kawat gigi digunakan untuk mengatasi permasalahan gigi yang goyang. Kini, kawat gigi lebih banyak digunakan untuk memperbaiki susunan gigi yang kurang baik. Seperti dilansir laman okezone.com, Jumat (7/8/2015)

Meski demikian, tidak semua orang dapat memahami manfaat utama kawat gigi, sehingga akhirnya menggunakan kawat gigi secara asal-asalan. Ada banyak orang yang menggunakan kawat gigi dengan tujuan untuk mengikuti tren atau sekadar terlihat gaul. Padahal, bila tidak digunakan dengan semestinya, menggunakan kawat gigi dapat berakibat fatal. Berikut adalah beberapa risiko menggunakan kawat gigi untuk mengikuti tren:

Merusak gigi : Sangat penting untuk diketahui, bahwa pemasangan kawat gigi hanya bisa dilakukan oleh tenaga profesional, yaitu dokter gigi spesialis ortodontis. Bila pemasangan tidak dilakukan oleh tenaga ahli, pemasangan kawat gigi dapat merusak akar gigi, bahkan mengakibatkan terlepasnya gigi. Selain itu, pemasangan yang tidak sesuai prosedur dapat merusak enamel di permukaan gigi.

Memudahkan bakteri berkembang di dalam mulut : Menggunakan kawat gigi membutuhkan sifat yang telaten dan komitmen dari si pemilik kawat gigi. Kawat gigi yang telah dipasang harus rajin dibersihkan dan diperiksa di dokter gigi minimal sebulan sekali. Kelalaian dalam menjaga kebersihan kawat gigi dapat memudahkan bakteri berkembang di dalam mulut yang dapat mengakibatkan sakit gigi serta bau mulut.

Merusak saraf : Susunan gigi kita memiliki serangkaian saraf yang berhubungan satu sama lain dan ini adalah hal yang perlu diperhatikan. Pemasangan kawat gigi tanpa mengikuti prosedur yang seharusnya dapat berakibat pada kerusakan saraf-saraf yang ada pada susunan gigi. Tidak hanya rusak, saraf-saraf tersebut juga bisa mati.

Alergi : Guna pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh tenaga ahli adalah untuk mencegah terjadinya dampak negatif dari kawat gigi. Bila seseorang yang alergi logam menggunakan kawat gigi secara asal-asalan, kawat gigi tersebut dapat menyebabkan rasa sakit dan telinga tersumbat.

Penyakit menular : Pemasangan kawat gigi yang tidak dilakukan oleh tenaga ahli berisiko menyebabkan penyakit menular karena penggunaan alat dan kawat gigi yang tidak steril. Dari penyakit mulut hingga penyakit menular seksual, semua bisa disebabkan oleh pemasangan kawat gigi secara asal-asalan.

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Lifestyle

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Lifestyle

Lapas Kelas I Medan Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Asam Urat bagi Warga Binaan

Lifestyle

Dua Korban Hanyut di Sungai Barumun Belum Ditemukan

Lifestyle

Kapolres Langkat Dukung Sukses Bakti Kesehatan Polda Sumut, Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Pelayanan Gratis

Lifestyle

Sumut Siapkan Rumah Sakit Bertaraf Internasional, PT Dhirga Surya dan Murni Teguh Teken MoU