Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ketika Meninggal Jasad Akan Lakukan Ereksi ? Kok Bisa, Ini Penyebabnya ....
Kesehatan

Ketika Meninggal Jasad Akan Lakukan Ereksi ? Kok Bisa, Ini Penyebabnya ....

Admin - Rabu, 30 September 2015 18:51 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Kematian adalah satu pengalaman yang akan dihadapi setiap manusia. Tidak ada yang bisa menjelaskan secara pasti apa yang akan terjadi pada arwah kita setelah itu. Namun, apa yang terjadi pada jasad orang yang telah meninggal bisa dijelaskan secara pasti oleh ahlinya.

Para ahli forensik, khususnya, setidaknya mereka tahu beberapa hal yang akan terjadi pada tubuh Anda ketika Anda “berpulang” nanti. Berikut lima di antaranya, seperti dilansir dari Menshealth dan dikutip laman okezone.com, Rabu (30/9/2015).

Jasad berubah keunguan : Ini adalah fakta yang banyak kita lihat di film-film. Tubuh seseorang yang telah meninggal akan menjadi pucat keunguan dan kaku. Tetapi ketika dokter forensik mengambil bagian tubuh mereka, seperti tulang belikat atau tulang punggung, daerah tersebut akan berwarna ungu dan bernoda.

Bagaimana bisa? Setelah jantung berhenti memompa, gravitasi membuat darah bertahan di pembuluh darah dan kemungkinan pecah, sehingga memicu lebam atau yang disebut livor mortis. Akibatnya, kulit di atas pembuluh darah pecah tersebut akan berwarna keunguan.

Joye M. Carter, MD, kepala ahli patologi forensik di Indiana University School of Medicine, mengatakan livor mortis tidak harus terjadi pada bagian punggung. Lebam tersebut akan muncul pada bagian tubuh yang mendapat tekanan gravitasi paling berat ketika jantung Anda berhenti berdetak.

Terjadinya semacam ereksi : Jika Anda, para pria, mati dalam keadaan menelungkup, darah akan mengumpul di Mr P dan membuatnya seperti “bangkit dari tidurnya”, kata Judy Melinek, MD, ahli patologi forensik dan rekan penulis Working Stiff: Two Years, 262 Bodies, and the Making of a Medical Examiner.

Kondisi ini membuat Mr P jasad laki-laki akan terlihat seperti ejakulasi setelah meninggal. "Kadang-kadang cairan juga akan ditemukan pada Mr P mayat, tapi ini berasal dari tekanan pasif dari kelenjar prostat, bukan ejakulasi," kata Dr Melinek.

Kentut melalui mulut : Tidak mengherankan, sel-sel kekebalan tubuh Anda berhenti bekerja ketika Anda mati. Setelah beberapa hari, bakteri dari usus dan saluran pernapasan bagian atas akan masuk ke pembuluh darah dan mulai berpesta di jaringan tersebut dan menghasilkan proses yang disebut dekomposisi, jelas Dr Melinek.

Jika seseorang menekan jasad Anda atau menggerakkannya, gas berbau yang terpendam dalam jaringan akan terembus keluar melalui mulut atau bokong Anda. "Baunya seperti perut kembung atau muntah yang dicampur dengan dekomposisi," kata Dr Melinek.

Tubuh mengejang : Mungkin Anda pernah mendengar cerita seseorang yang melihat tubuh mayat bergerak-gerak seolah akan hidup. Ini benar atas dasar alasan medis, karena jasad mayat dapat membuat gerakan kejang yang tiba-tiba karena transisi ke mode mati total, sekalipun tubuh mereka sudah tampak benar-benar mati, kata Dr Carter.

Hal ini karena kerja batang otak atau sumsum tulang belakang yang tidak rusak saat jantung pertama kali berhenti berdetak. Dengan ini, kemungkinan tubuh mengejang saat proses kematian total dapat terjadi, tutup Dr Carter.

Keluar suara erangan : Hal ini mungkin terdengar mengerikan. Bisa dibayangkan bagaimana Anda saat mendengar mayat mengerang atau mengeluarkan suara aneh lainnya. Udara yang terperangkap dalam tubuh mayat tidak akan lekas keluar. Ketika tubuh mayat mendapat tekanan, ada kemungkinan udara yang tersisa tersebut keluar dan menggetarkan tenggorokan sehingga keluarlah suara-suara aneh.

"Fenomena ini sering kali membuat takut beberapa mahasiswa kedokteran dan petugas kamar mayat di tahun pertama mereka," kata Dr Melinek.

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Lifestyle

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Lifestyle

Lima Buah Segar di Konsumsi di Pagi Hari

Lifestyle

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Lifestyle

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri

Lifestyle

Kolaborasi USM Indonesia dengan Dinas Kesehatan Gelar CKG, Targetkan 2000 Warga Ikuti Tes Kesehatan