Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Makan Pedas Bisa Terkena Kanker Usus Besar, Ini Alasannya !!
Kesehatan

Makan Pedas Bisa Terkena Kanker Usus Besar, Ini Alasannya !!

Admin - Selasa, 15 Desember 2015 19:22 WIB
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Kanker usus besar mungkin tidak terdengar begitu familiar dibandingkan dengan kanker payudara atau kanker serviks. Tetapi, kanker ini bisa disebabkan kebiasaan hidup kita sehari-hari, termasuk sering mengonsumsi makanan pedas.Kanker ini telah menjadi salah satu jenis kanker penyebab kesakitan dan kematian tertinggi. Menyerang masyarakat usia paruh baya, kanker ini hampir merata dialami masyarakat dari berbagai kelompok ekonomi, baik miskin atau kaya.Mengapa demikian? Berikut pemaparan singkat dari beberapa faktor risiko penyebab kanker usus besar, seperti disampaikan dokter bedah digestif RS MRCCC Siloam Semanggi, Dr Benny Philipi, SpPD-KB, dalam acara Kampanye "Cek Saat BAB, Mari Deteksi Kanker Usus Besar", di Hotel Doubletree, Jakarta, Selasa (15/12 /2015). Dilansir laman okezone.comObesitas : Kegemukan atau obesitas bisa disebabkan berbagai faktor, termasuk diet dan tingkat aktivitas fisik. Menurut Dr Benny, obesitas yang ditandai dengan indeks massa tubuh di atas 23 dan penimbunan lemak berlebih di tubuh dapat meningkatkan kecenderungan seseorang untuk menderita banyak penyakit, termasuk kanker.Konsumsi diet tinggi lemak : Kebiasaan diet tinggi lemak memang tidak baik untuk kesehatan, karena memicu mekanisme peningkatan cairan empedu. Bila cairan empedu meningkat di usus besar, maka akan menjadi produk empedu sekunder yang bersifat karsinogen atau bersifat kanker.Diet kurang serat : Kurang serat telah diketahui memicu berbagai masalah pencernaan, seperti konstipasi dan kotoran menjadi liat dan keras, serta gerakan usus kurang lancar. Bila terjadi secara kronik atau berkepanjangan, masalah pencernaan akibat kurangnya serat akan memicu peradangan yang berujung pada kanker.Konsumsi makanan asam, pedas, dibakar : Makanan bersifat asam dan pedas menjadi salah satu penyebab masalah pencernaan akut. Bila menjadi kebiasaan, bisa memicu masalah pencernaan kronik. Dr Benny menyampaikan, kebiasaan ini ternyata tidak hanya muncul pada masyarakat modern, tetapi juga di pedesaan. Karena, masyarakat di pedesaan mungkin masih terbiasa dengan cara memasak tradisional menggunakan pembakaran yang meningkatkan risiko kanker.Faktor lain-lain : Faktor lain yang meningkatkan risiko kemungkinan kanker usus besar adalah adanya riwayat kanker yang berjalan dalam keluarga atau individu. Selain itu, bisa juga karena familial adenomatous polyposis, sindroma lynch, riwayat inflamasu/infeksi usus besar, dan paparan radiasi yang mengubah sifat sel sehat tubuh menjadi ganas.(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri

Lifestyle

Kolaborasi USM Indonesia dengan Dinas Kesehatan Gelar CKG, Targetkan 2000 Warga Ikuti Tes Kesehatan

Lifestyle

UPT Puskesmas Medan Labuhan Luncurkan "Sipungkas", Jemput Bola Pastikan Warga Sehat

Lifestyle

Kolaborasi Korpri dan Biofarma, ASN Sumut Antusias Ikuti Vaksinasi HPV

Lifestyle

Bobby Nasution Ingatkan BPJS Kesehatan Tetap Utamakan Kualitas Layanan

Lifestyle

Pemprov Sumut Terus Perkuat Kompetensi ASN Lewat Digitalisasi dan Assessment Centre