Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ngemil Selai Kacang Bisa Atasi Kegemukan, Ini Alasannya !!!
Kesehatan

Ngemil Selai Kacang Bisa Atasi Kegemukan, Ini Alasannya !!!

Admin - Sabtu, 12 Maret 2016 09:49 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Bagaimana jika selai roti menjadi terapi untuk menurunkan berat badan Anda? Sebuah studi baru menemukan bahwa mengemil selai kacang atau kacang utuh hingga empat kali seminggu bisa menjadi kunci untuk melawan kegemukan.Studi selama 12 minggu menunjukkan bahwa anak-anak sekolah menengah dari ras Hispanik yang beresiko tinggi alami kelebihan berat badan atau obesitas, mampu menurunkan indeks masa tubuh mereka ketika mendapat intervensi gizi, termasuk dari camilan kacang, dibandingkan dengan anak-anak yang tidak."Kegemukan adalah masalah yang dapat dicegah. Tapi belum ada banyak bukti yang dapat menunjukkan metode efektif dalam skala besar," kata Craig Johnston, asisten profesor peneliti oleh University of Houston Department of Health and Human Performance, Baylor College of Medicine dan Texas Woman’s University.Penelitian menemukan bahwa ngemil lebih sering dilakukan anak remaja. Sehingga bila mereka mempunyai kebiasaan makan yang tidak sehat, maka akan ada perubahan berat badan yang tidak sehat. Hal ini terutama berlaku jika mereka tidak mendapat jajanan sehat di sekolah.Untuk itu, peneliti memandu 257 remaja Latin dari tiga sekolah melalui program aktivitas fisik dan pendidikan gizi. Sekitar setengah siswa menerima camilan kacang atau selai kacang tiga sampai empat kali seminggu, sedangkan sisanya menerima makanan ringan kurang dari sekali seminggu.Setelah intervensi selama 12 minggu, mereka dibiarkan mempertahankan kebiasaan ngemil sehat 12 minggu berikutnya. Pada akhir periode, para siswa yang menerima camilan lebih teratur mengalami penurunan indeks massa tubuh dibandingkan dengan mereka yang tidak rutin mendapat camilan kacang.Para peneliti, yang menerbitkan studi mereka dalam Journal of Applied Penelitian on Children, menyimpulkan bahwa program di sekolah seperti itu dapat menggantikan makanan padat energi atau makanan ringan yang tidak sehat dengan kacang yang merupakan alternatif lebih sehat untuk anak-anak.“Perang melawan obesitas membutuhkan solusi kreatif yang membantu orang mengelola berat badan mereka, nafsu makan dan rasa lapar dengan menawarkan pilihan makanan yang dapat diterima secara sosial,” ujar Johnston, seperti dilansir dari Zeenews dan dikutip dari laman okezone.com, Sabtu (12/3/2016).(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Sumut Siapkan Rumah Sakit Bertaraf Internasional, PT Dhirga Surya dan Murni Teguh Teken MoU

Lifestyle

Antisipasi Flu Burung, Pemprov Sumut Perkuat Tim Gerak Cepat dan Kolaborasi One Health

Lifestyle

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Lifestyle

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Lifestyle

Lima Buah Segar di Konsumsi di Pagi Hari

Lifestyle

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu