Matatelinga.com, Anda akan menemukan banyak informasi menarik. Salah satu yang hal positif yang telah diakui para ahli adalah mencegah risiko infeksi kelamin dan penyakit menular seksual. Anda akan mencoba mencari tahu apa dampak masturbasi, khususnya bagi kesehata.
Lalu bagaimana penjelasannya, dan apa saja manfaat lain dari ‘onani’ ini bagi kesehatan? Simak ulasan berikut yang dilansir dari IFLScience, Senin (25/4/2016).
Cegah infeksi serviks dan ISK
Bagi wanita, masturbasi dapat membantu mencegah infeksi serviks dan infeksi saluran kemih (ISK). Hal ini karena masturbasi melibatkan proses "tenting" atau pembukaan serviks yang terjadi sebagai proses saat daerah tersebut terangsang.
Tenting akan melonggarkan serviks atau leher rahim ini, juga dengan lapisan lendir serviks. Hal ini memungkinkan cairan vaginal bersirkulasi, sehingga cairan serviks yang penuh bakteri akan dapat dibersihkan.
Kurangi risiko kanker prostat
Untuk pria, masturbasi membantu mengurangi risiko kanker prostat. Masturbasi memberikan prostat kesempatan untuk membuang agen penyebab kanker yang potensial.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Masturbasi juga meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dengan meningkatkan kadar kortisol, yang dapat mengatur fungsi kekebalan tubuh dalam dosis kecil. Hal ini juga mengurangi depresi dengan meningkatkan jumlah endorfin dalam aliran darah.
Mencegah risiko kemandulan
Masturbasi juga dapat secara tidak langsung mencegah kemandulan dengan melindungi orang dari infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menyebabkan kemandulan.
Turunkan risiko diabetes
Masturbasi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, mengatasi susah tidur dengan dikeluarkannya hormon, dan meningkatkan kekuatan dasar panggul melalui kontraksi yang terjadi selama orgasme.
(Mtc)