Matatelinga.com, Polusi udara menempatiurutan keempat sebagai faktor yang mempengaruhi kesehatan manusia. Polutanberbahaya seperti partikel (mengandung asam, logam, tanah, dan debu), sulfuroksida, dan nitrogen oksida, menjadi penyebab adanya polusi udara.
Kecilnyapartikel dapat menyebabkan kanker paru-paru, stroke, serta penyakit jantungdalam jangka panjang.
Kematian diakibatkanpolusi udara terus meningkat hingga 2040, kecuali adanya perubahan teknologiyang dibuat untuk menghasilkan energi.
Itulahyang diungkapkan oleh International Energy Agency, sekitar 6,5 juta kematiansecara global terjadi setiap tahunnya dan dikaitkan dengan dampak kualitasudara yang buruk.
EAmengatakan sebuah laporan khusus tentang energi dan polusi udara. Merekamengatakan bahwa kematian dini pada tahun 2040 akibat polusi udara akanmeningkat, dari 3 juta menjadi 4,5juta. IEA menargetkan tingkat kematian harusmenurun dari 3,5 juta menjadi 2,9juta.
Salahsatu hal yang dapat dilakukan adalah standar ketat emisi transportasi, danmengajak para pemilik kendaraan bermotor mengontrol emisi dan beralihmenggunakan daya listrik. Demikian dikutip Firstpost, Minggu (10/7/2016).
(Mtc)