Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Olah Raga Jalan kaki Memperpanjang Usia

Olah Raga Jalan kaki Memperpanjang Usia

Admin - Selasa, 30 Agustus 2016 07:25 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com, Penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Namun, angka kematian tersebut dapat dipangkas dengan membudayakan aktivitas fisik seperti berjalan kaki dan bersepeda.Penelitian terbaru menemukan bahwa aktivitas fisik seperti berjalan kaki berhubungan dengan penurunan kematian kardiovaskular pada orang di atas usia 65 tahun sebesar 50 persen."Studi kami menyediakan bukti lebih lanjut bahwa lansia yang aktif secara fisik memiliki risiko lebih rendah dari penyakit jantung koroner, stroke, dan kematian akibat penyakit kardiovaskuler," kata salah satu peneliti, Riitta Antikainen, profesor geriatri di University of Oulu, Finlandia, dikutip dari Zeenews, Selasa (30/8/2016).Penelitian ini menilai hubungan antara aktivitas fisik dan risiko penyakit kardiovaskular serta kematian terkait pada 2456 pria dan wanita berusia 65 sampai 74 tahun yang terdaftar ke dalam FINRISK Studi Nasional antara tahun 1997 dan 2007. Peserta lalu diikuti sampai akhir tahun 2013."Dampak perlindungan dari aktivitas fisik tergantung dosis. Dengan kata lain, semakin banyak Anda melakukan aktivitas fisik akan semakin baik. Aktif secara fisik akan melindungi seseorang, bahkan jika seseorang sudah memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular, seperti kolesterol tinggi," kata Antikainen.Para peneliti mengklasifikasi aktivitas fisik yang dilaporkan sendiri ke dalam kelompok aktivitas fisik tingkat moderat seperti berjalan, bersepeda, atau melakukan bentuk-bentuk latihan ringan (memancing, berkebun, berburu) setidaknya empat jam seminggu.Peneliti juga mendefinisikan tingkat tinggi aktivitas fisik yang terdiri dari olahraga rekreasi (berjalan, jogging, ski, senam, renang, permainan bola, atau berkebun berat), latihan intens, atau olahraga permainan setidaknya tiga jam seminggu.Saat ditindaklanjuti pada pertengahan 11,8 tahun penelitian, 197 peserta meninggal karena penyakit kardiovaskular dan 416 mendapati masalah kardiovaskular untuk pertama kalinya. Para peneliti menemukan bahwa aktivitas fisik moderat dan tinggi dikaitkan dengan 31 persen dan 45 persen penurunan risiko dari peristiwa kardiovaskular akut.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Atasi Kemiskinan, Sergai Lakukan Inovasi dan Lompatan Berbagai Program Efisien

Lifestyle

Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur

Lifestyle

Bupati Soekirman Ajak Peserta Tingkatkan Keterampilan Untuk Menambah Penghasilan Keluarga

Lifestyle

Bupati Soekirman Himbau ASN Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Lifestyle

Pengunjung dan Pasien RS Royal Prima Berhamburan Keluar

Lifestyle

Dibanderol, Harga Emas Naik Rp599 Ribu/Gram