Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
'Red Karpet' Karnaval Medan Cetak Rekor MURI

'Red Karpet' Karnaval Medan Cetak Rekor MURI

- Senin, 17 Juli 2017 12:15 WIB
Mtc/ist
MATATELIINGA, Medan: Karnaval Budaya yang digelar Pemko Medan  melalui  Dinas Pariwisata Kota Medan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-424 Kota Medan berlangsung meriah, Minggu (16/7/2017). Lebih dari 3.000 peserta mengikuti karnaval ini dengan mengenakan Batik Medan, pakaian adat, serta pakaian hasil modifikasi yang sangat menarik. Selain untuk melestarikan 14 budaya etnis yang ada di Kota Medan, kegiatan ini juga digelar dalam rangka meningkatkan sekaligus mempromosikan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara sekaligus  sebagai hiburan kepada seleuruh masyarakat yang selama ini sudah mendukung proses pembangunan di Kota Medan.Yang membanggakan lagi, karnaval ini mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), khusus peserta yang mengenakan Batik Medan. Tercatat, 2.674 peserta karnaval mengenakan pakaian Batik Medan yang merupakan hasil kerajinan para pelaku UMKM di Kota Medan.Sebelumnya, peserta yang mengenakan busana Batik Medan hanya ditargetkan 2.500 peserta saja. Ternyata jumlah peserta yang mengenakan batik hasil gagasan Ketua TP PKK dan Dekranasda Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin SH ini lebih banyak lagi. Ternyata jumlah ini berhasil masuk Rekor MURI.Penghargaan ini langsung diberikan pihak MURI kepada Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Ketua TP PKK dan Dekranasda Kota Medan, Wakil Wali Kota, Ir Akhyar Nasution MSi beserta Wakil Ketua TP PKK, Ny Nurul Khairani Akhyar Lubis.Sebelum melaksanakan Karnaval Budaya, seluruh peserta yang terdiri dari pimpinan SKPD, camat, lurah, kepala lingkungan serta masyarakat berkumpul di depan rumah bersejarah, Tjong Afie di Jalan Ahmad Yani. Mereka mengenakan Batik Medan dengan berbagai motif seperti Penari Melayu, Tepak Sirih, Istana Maimun, Becak Medan, Masjid Raya, Payung, Becak Medan, Durian, Bunga Kangkung, Bunga Terong, Kupu-Kupu, Daun Sirih dan Bunga Padi.Selain itu para peserta juga mengenakan pakaian adat berasal dari 14 etnis yang ada di Kota Medan sebagai simbol keberagaman, serta busana hasil modifikasi. Usai melepas, Wali kota bersama Ketua TP PKK dan Dekranasda Kota Medan didamping Wakil Wali Kota beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ikut Parade Budaya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota MedanWali Kota mengenakan Batik Medan bewarna biru dengan motif becak Medan, sedangkan Ketua TP PKK dan Dekranasda Kota Medan mengenakan motif tarian Melayu dan Istana Maimun dipadukan bunga merah juga warna biru. Sementara itu Wakil Wali Kota mengenakan Batik Medan bermotif Masjid Raya, sementara sang istri mengenakan busana bermotifkan tepak sirih.Selanjutnya mereka beserta unsur Forkopimda dan ribuan masyarakat berjalan di 'red karpet' menuju Lapangan Merdeka melintasi karpet merah berukuran lebih kurang 2 meter dengan panjang sekitar 500 meter. Iring-iringan ini melintasi bangunan-bangunan  tua yang memenuhi sisi kiri maupun kanan Jalan Ahmad Yani."Tanpa partisipasi dan dukungan anda semua, niscaya Kota Medan hanya akan menjadi kota besar yang tidak memiliki jiwa. Jadi kita semua harus terus menerus menjaga dan mengisi pembangunan di Kota Medan dengan segala daya maupun upaya yang kita mampu. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membangun Kota Medan tercinta ini?"  ungkapnya.(Mtc/amr/rel) 

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Karnaval Pesta Rakyat, Puncak Perayaan Hari Jadi ke 155 Kota Pematangsiantar

Lifestyle

"Alfi Hariadi Siregar" Diganjar Putusan Hukuman Sembilan Tahun Penjara

Lifestyle

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Lifestyle

Semarak Syukuran HUT ke-14 matatelinga.com dan Peresmian Kantor Advokat Amrizal SH MH

Lifestyle

Hore.....Harga Emas Turun ke Angka Rp2.104.000 dari Harga Rp2.105.000 per gram

Lifestyle

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Di Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Ini Langkah Kejaksaan