MATATELINGA, Medan: Pemilihan konsumsi makanan selama menyusui dengan yang diperbolehkan dan tidak. Bagaimana dengan minuman berkafein ya, amankah dikonsumsi?Saat Anda menyusui, kebutuhan nutrisi bayi benar-benar bergantung ibu. Karenanya mereka harus mendapatkan ASI eksklusif hingga usia 6 bulan.Sementara kafein adalah zat yang berpotensi membahayakan bayi. Dokter menganjurkan agar konsumsi kafein dihindari atau setidaknya dikurangi saat hamil dan menyusui.Bagi kebanyakan orang, minum secangkir kopi, teh atau sekaleng soda yang dingin sangat nikmat dikonsumsi. Tapi Anda harus mengurangi porsinya.Ada efek yang berbeda-beda bila seorang ibu konsumsi minuman kafein yang dialami bayi. Ada yang peka terhadap reaksi kafein ada pula yang tidak.Pada dasarnya, tubuh bayi tidak cukup berkembang untuk menyingkirkan kafein. Jadi, bila ASI mengandung sejumlah kafein, akan sulit diserap oleh bayi. Pembentukan kafein menyebabkan bayi sulit tidur dan mudah tersinggung.Bayi mungkin juga menjadi sangat aktif dan gelisah. Karena itu, Anda harus batasi konsumsi kafein sewajarnya.Jangan berlebihan konsumsi kafein dengan ukuran lebih dari 300 gram sehari. Ini sama dengan 6 cangkir teh atau kopi dan 7 kaleng cola soda.Jika bayi Anda menunjukkan reaksi terhadap jumlah kafein ini, coba kurangi beberapa cangkir. Misalnya, Anda hanya minum maksimal empat cangkir sehari. Berikut kadar kafein dalam sebuah minuman:Tapi sebagai penggantinya, Anda bisa memilih minuman non-berkafein seperti susu, air kelapa, jus jeruk nipis dan jus buah. Minuman ini lebih aman untuk pencernaan si kecil yang minum ASI Anda.Berapa jumlah kafein di setiap makanan dan minuman yang sering kita konsumsi?Berikut ini adalah daftar makanan atau minuman berkafein paling umum. Harap dicatat, jumlah kafein adalah untuk satu unit dan mungkin berbeda satu sama lain: 1. Kopi diseduh - 200 mg2. Espresso - 90 mg3. Kopi Instan - 173 mg4. Kopi tanpa kafein - 12 mg5. Teh yang diseduh - 75 mg6. Teh Es - 40 mg7. Teh instan - 30 mg8. Cola - 56 mg9. Diet soda - 64 mg10. Cokelat - 50 mg(Mtc/Okz)