Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ini Dia Pemicu Prestasi Akademik Anak

Ini Dia Pemicu Prestasi Akademik Anak

Admin - Jumat, 31 Januari 2014 21:57 WIB
Matatelinga - Jakarta, Apa sebenarnya faktor yang mempengaruhi prestasi akademik pada remaja? Pertanyaan itu yang kemudian mendasari dosen Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) Bali I Made Rustika melakukan penelitian tersebut untuk meraih gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.Made menyatakan, terdapat lima variabel model teoritis yang mempengaruhi prestasi akademik pada remaja. Kelima variabel saling terkait tersebut adalah variabel pola asuh autoritatif, intelligence factor g, efikasi diri, kecerdasan emosional, dan prestasi akademik.Faktor pola asuh autoritatif dinilai berperan sebagai faktor stimulus yang sangat menentukan perkembangan kecerdasan emosional seseorang. Mereka yang dibesarkan dengan aturan konsisten disertai kasih sayang ternyata memiliki motivasi untuk mencapai hasil lebih baik."Anak-anak yang diasuh dengan penegakan aturan-aturan secara konsisten disertai pemberian kasih sayang akan memacu anak menjadi individu yang mampu merasakan perasaan orang lain. Dia mampu mengendalikan emosi secara terarah serta mempunyai motivasi berjuang mencapai hasil yang lebih baik," ujar Made, seperti dinukil dari situs UGM, Jumat (31/1/2014).Dalam kaitannya dengan perkembangan efikasi diri, kata Made, pola asuh autoritatif tidak secara langsung mempengaruhi perkembangan efikasi diri. Namun, pola asuh mempengaruhinya melalui kecerdasan emosional."Kemampuan mengenai gejolak emosi dan kemampuan mengendalikan emosi menjadi pendorong terbentuk dan berkembangnya kepercayaan diri mampu menyelesaikan masalah (efikasi diri tinggi). Sedangkan faktor inteligensi g menentukan pencapaian prestasi akademik, namun tidak menentukan taraf efikasi diri," tuturnya.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, Made menemukan, taraf efikasi diri dan intelegensi justru berbanding terbalik. "Dapat disebutkan dalam penelitian ini banyak subyek penelitian memiliki taraf efikasi diri tinggi. Namun taraf inteligensinya tidak tinggi," papar dosen program studi psikologi Unud itu.Mempertahankan disertasi "Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Akademik Pada Remaja" dengan penelitian di Fakultas Kedokteran Unud, Made menyebut, kecerdasan emosional tidak berpengaruh terhadap prestasi akademik.Hal ini berkaitan dengan materi kuliah pada tahun pertama perkuliahan yang menuntut pemahaman dan penguasaan materi serta sangat membutuhkan kemampuan kognitif dalam menganalisis sintesis dan daya ingat."Tahun-tahun pertama perkuliahan nampaknya belum banyak membutuhkan kecakapan emosional seperti kemampuan berempati dan ketrampilan sosial," tutup Made.(Okc/KNIA)


Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Lima Buah Segar di Konsumsi di Pagi Hari

Lifestyle

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri

Lifestyle

Kolaborasi USM Indonesia dengan Dinas Kesehatan Gelar CKG, Targetkan 2000 Warga Ikuti Tes Kesehatan

Lifestyle

UPT Puskesmas Medan Labuhan Luncurkan "Sipungkas", Jemput Bola Pastikan Warga Sehat

Lifestyle

Kolaborasi Korpri dan Biofarma, ASN Sumut Antusias Ikuti Vaksinasi HPV

Lifestyle

'Ekspansi Bisnis Kecantikan, Vania Salon Resmi Buka Cabang Ke-3 di Medan'