Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Awas, Aktivitas Ini Dapat Sebabkan Saraf Terjepit

Awas, Aktivitas Ini Dapat Sebabkan Saraf Terjepit

Admin - Sabtu, 01 Februari 2014 08:46 WIB
Matatelinga - Jakarta, Konon, udara dingin mengharuskan tubuh terus beraktivitas agar kehangatan tercipta. Namun jika berolahraga di tengah udara dingin, tubuh justru akan terasa nyeri.

Vivian Eisenstadt, seorang terapis fisik ortopedi di Los Angeles menjelaskan, udara dingin membuat otot kehilangan lebih banyak panas. Akibatnya, tubuh terasa lebih sesak.

Persendian pun merasakan efeknya. Ia jadi tidak seelastis biasa. Otot akhirnya kehilangan ruang jangkauan bergerak, dan saraf jadi lebih rentan terjepit.

Kasus saraf terjepit, belakangan ini mencuat lantaran mentalis Deddy Corbuzier di Indonesia mengalaminya. Ia mendadak tampil dengan kursi roda dan mengaku saraf belakangnya terjepit tulang ekor saat berolahraga.

Saraf terjepit, bisa disebabkan aktivitas yang terlalu berlebihan di cuaca dingin. Otot yang dipaksa bekerja lebih keras, lebih mudah rusak dan menyebabkan nyeri tubuh meningkat.

Menurut Amy McDowell, terapis fisik dan instruktur pilates di Chicago, itu hal normal. Sebab, tubuh tiba-tiba mengalami peningkatan aktivitas yang intens.

Cara mencegahnya pun sebenarnya sederhana. “Bisa jadi tubuh hanya membutuhkan waktu yang lebih lama pemanasan untuk pemanasan,” kata Amy seperti dikutip laman CNN.

Aturannya, pemanasan selama 10 menit sebelum berolahraga. Itu untuk suhu normal. Jika ada penurunan suhu sebesar 10 derajat, pemanasan harus lebih lama lima menit.

Ia menyarankan memulai pemanasan dengan latihan kardio ringan, seperti berjalan cepat. Itu akan meningkatkan suhu tubuh dan memastikan oksigen serta darah mengalir lancar.

Sedangkan Brandon Mentore, pelatih kesehatan di Philadelphia merekomendasikan kombinasi dari latihan dan peregangan untuk pemanasan efektif.

“Beberapa latihan seperti push up, sit up, atau bersepeda ideal untuk melancarkan aliran darah. Setelah itu, regangkan kelompok otot di paha belakang, paha depan, dada, dan bahu,” katanya.

Selain itu, sebaiknya fokus juga pada punggung, lengan, dan betis. Setelah berolahraga, disarankan pula untuk melakukan pendinginan tubuh dengan rentang waktu yang sama.(Okc/KNIA)


Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

IKBI Unit Kebun Pulau Tiga Gelar Seminar Kesehatan Perawatan Kulit

Lifestyle

Jaga Keselamatan Pelayaran, Babinsa Koramil 06/Senayang Bersinergi Pantau Kesehatan Penumpang

Lifestyle

Ingat Pecinta Kopi, Bangun Tidur Nikmati Dulu Air Putih

Lifestyle

TNI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sambut HUT ke-81

Lifestyle

Drama Sidang MFF 2024: Dua Mantan Pejabat Bebas, Dua Terdakwa Dipenjara

Lifestyle

Pos Yandu Manggis & Tracing TBC Terintegrasi CKG Teluk Dalam Ditinjau Ketua TP.Posysndu Asahan