MATATELINGA, MEDAN: hidupStress adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tampak berbahaya atau sulit. Stres membuat tubuh untuk memproduksi hormone adrenaline yang berfungsi untuk mempertahankan diri. Stres merupakan bagian dari kehidupan manusia. Stres yang ringan berguna dan dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih berpikir dan berusaha lebih cepat dan keras sehingga dapat menjawab tantangan hidup sehari-hari. Stres ringan bisa merangsang dan memberikan rasa lebih bergairah dalam kehidupan yang biasanya membosankan dan rutin. Tetapi stress yang terlalu banyak dan berkelanjutan, bila tidak ditanggulangi, akan berbahaya bagi kesehatan. Nah, apakah kamu termasuk orang yang terlalu mudah banget dan cukup sering stress? Rasa nggak enak hati itu datang tanpa kenal waktu dan berulang kali muncul ketika pagi hari, siang, sore, bahkan malam saat menjelang tidur? Itu berarti, ada yang salah denganmu. Tentu ada signal-signal khusus kenapa kamu bisa stress terus seperti itu. Jangan-jangan kamu memiliki 5 kebiasaan buruk yang selama ini membuat kamu dilanda stress berkepanjangan. Yuk, disimak.1. Kamu Kebanyakan Mengeluh dan KomplainApakah kemarin ketika Kamu ketemu dengan teman, atau saudara, atau kenalan lainnya, kamu lumayan banyak ngasih tahu ke mereka, bahwa kamu lagi merasa kesulitan di Kantor, keluargamu lagi kacau, penyakitmu makin menjadi-jadi?Atau mungkin kamu sudah ada rencana nanti mau ketemuan dengan mereka untuk mencurhatkan perihal seluruh penderitaanmu?Yah, orang yang kerap stress memang punya hobi mengeluh. Kebanyakan topik pembicaraannya adalah ungkapan penderitaan yang ia rasakan.Sebetulnya itu semua terjadi, semata-mata karena ia sukar fokus pada perihal positif yang ada di kehidupannya. Sehingga, seolah-olah dia merasa hanya dirinyalah orang yang paling menderita di dunia ini2. Kamu Nggak Punya Waktu LuangApakah kamu sering sibuk? Sampai-sampai kalau diajak ini-itu, nggak bisa? Hingga kamu merasa tak akan bisa melakukan hal-hal yang menyenangkan lagi, karena serasa nggak punya waktu?Orang yang mudah dan kerap stress itu, biasanya pula terlalu banyak agenda, karena dia berharap, justru dengan makin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan, maka ia akan mendapatkan reward yang semakin banyak, sehingga kelak bisa banyak bersenang-senang.Padahal, tak jarang bisa jadi malah sebaliknya. Sangkin sibuknya, terikat sistem, jadinya ia tak bisa ngapa-ngapain.3. Kamu Salah Kaprah dengan Prinsip "Berakit-Rakit Dahulu, Berenang-Berenang Kemudian. Bersakit-Sakit Dahulu, Besenang-Senang Kemudian"Apakah kamu berpikir: "kalau saat ini waktunya kamu kudu bekerja keras sekalipun pikiran serasa sangat tertekan dan terbeban, karena di esok hari itu semua akan terbayar dengan datangnya kekayaan dan kesuksesa?" Stop it!! Barangkali kamu salah kaprah memaknai pribahasa tersebut. Padahal maksudnya adalah kamu diminta untuk terus berdoa dan berusaha sementara hasilnya biarkan Tuhan yang bekerja. Go with the flow dan C'est la vie. Apapun yang terjadi padamu nanti, percayalah bahwa itu hal terbaik yang telah Tuhan pilihkan untukmu. Namun kadang orang yang mudah dan sering stress itu terlalu mengkhawatirkan masa depannya akan seperti apa. Mereka berpikir berlebihan tentang masa depan sementara lupa pada hal-hal yang kini ia jalani.4. Hubunganmu Kurang-BaikSelain persoalan pekerjaan, kadang persoalan hubungan yang sedang terganggu dengan teman, kerabat, keluarga, kenalan, pacar, suami, dan sebagainya, juga bisa membuatmu resah, gelisah, dan stress. Benar adanya bahwa hubungan yang sakit dapat memengaruhi kehidupan dan psikologismu. Namun angan biarkan masalah tersebut berlarut-larut sehingga kamu lupa pada dirimu sendiri. Nimkati hidup ini sambil mencoba membenahi hubungan yang sedang terganggu tadi.5. Kamu Jauh dari TuhanSering pula yang menjadi sebab kenapa orang itu mengalami stress karena lupa dengan Sang Pencipta. Mereka terlalu sibuk dengan urusan duniawi sementara ibadahnya pas-pasan. Coba pikirkan, bagaimana mungkin kamu berharap Tuhan sayang padamu sementara kamu membenciNya? Bagaimana pula kamu berharap Tuhan dekat padamu sementara kamu menjauhiNya? Itu sebabnya, penting untuk direnungkan apa sebenarnya tujuan hidupmu. Apa sebenarnya makna keberadaanmu di dunia ini. Apa alasan Tuhan menciptakanmu, menciptakan manusia dan segala isinya. Apakah hanya sekedar mencari materi atau kepuasan duniawi?Silakan berkontemplasi mumpung waktumu lagi senggang di weekend kali ini.