Banyak wanita yang kerap merasa tidak percaya diri akan penampilannya, atau bentuk tubuhnya. Sebagian di antaranya tak sungkan untuk mengeluarkan biaya yang mahal untuk mengubah penampilan secara keseluruhan hingga sesuai dengan keinginan. Namun,tak sedikit pula yang memilih untuk 'berdamai' dan menerima diri apa adanya, seperti yang dilakukan Harnaam Kaur, wanita kelahiran Berkshire, Inggris, dua puluh enam tahun silam.Harnaam Kaur by instagramHarnaam Kaur memiliki kondisi khusus yang membuat bulu-bulu di wajahnya tumbuh lebat meski ia adalah seorang perempuan. Warga Slough, Inggris ini didiagnosis mengidap gangguan sindrom ovarium polikistik (polycystic ovary syndrome/PCOS) yang memiliki berbagai gejala, antara lain haid yang tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebihan sehingga tumbuh kumis, bahkan jenggot, dan tumbuh jerawat berlebih. Cewek yang mengalami PCOS memiliki ovarium yang mengandung beberapa cairan yang disebut folikel. Ovarium yang normal hanya mengandung satu folikel yang akan matang dan pecah menjadi menstruasi. Lewat pemeriksaan USG folikel ini bisa terlihat. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kadar hormon androgen dalam tubuh tinggi. Androgen adalah hormon laki-laki yang juga dibuat oleh tubuh cewek. Kadar hormon ini yang tinggi bisa memengaruhi perkembangan dan pelepasan sel telur pada masa ovulasi.Bulu-bulu di wajah tersebut tumbuh lebat sejak ia memasuki pubertas. Berbagai cara sudah ia tempuh untuk menghilangkan buku-bulu tersebut, termasuk dengan dicukur atau dengan mengoles krim penghilang bulu wajah. Perempuan yang menganut Sikhism ini mengaku pernah melakukan waxing, mencabut dan mencukur jambang yang tumbuh di wajahnya tersebut. Ia memangkasnya setiap hari dan bahkan pernah menggunakan krim perontok rambut. Akibatnya, kulit menjadi kasar, meradang dan ada bagian kulit yang mengelupas ketika melakukan waxing. Namun bulu-bulu tersebut tumbuh makin lebat, makin panjang, makin banyak dan makin hitam.Penampilannya yang memang tak lazim membuatnya sering dibully oleh teman-temannya. Dia merasa hidupnya seperti di neraka, tidak bisa mendapatkan pendidikan yang baik dan merasa bahwa tidak bisa berprestasi sesuai kemampuan. Kaur juga menjadi benci terhadap tubuhnya sendiri. Harnaam Kaur by instagramSaking seringnya ia dibully, hingga suatu hari Harnaam Kaur memutuskan untuk bunuh diri dengan menelan pil. Namun, dia membatalkan rencana tersebut. Hal ini menjadi titik balik dalam hidupnya. Dia sadar akan pikiran negatif yang selama ini hinggap dalam dirinya. Kaur akhirnya mengubah semua energi negatif itu menjadi energi positif dan kemudian merengkuh kehidupan. Ia ingin menjalani kehidupan yang bahagia. Ia memutuskan untuk mempertahankan jambang yang tumbuh di wajahnya dan menerima keadaan tubuhnya apa adanya.Akhirnya Kaur memutuskan untuk membiarkan bulu ini tumbuh di pipi dan di atas bibirnya. Jadilah ia perempuan dengan cambang dan kumis."Jika memang ada bulu di wajah saya, biarlah bulu-bulu ini ada di sana. Saya akan mengubah energi negatif menjadi energi positif," kata Kaur dalam wawancara dengan BBC Three.Bisa dibayangan kegemparan dan kehebohan yang diakibatkan dengan keputusannya memelihara cambang dan kumis. Keputusan paling sulit"Ini adalah keputusan paling berat yang pernah saya ambil. Saya tahu, saya berbeda dengan gadis-gadis lain ... (tapi) saya juga muak dan capek terus-menerus dirisak. (Makanya) saya ingin menghadapi ini semua. Saya ingin mengubah konsep kecantikan yang berkembang di masyarakat," kata Kaur.Ia menuturkan ada banyak orang yang menderita akibat kondisi tubuh yang dianggap tidak normal di masyarakat."Saya ingin mengangkat kesadaran, membantu orang-orang yang menjadi korban (akibat kondisi fisik yang mereka alami). Saya belajar (kondisi fisik) bisa membuat saya kuat, ulet dan cantik. Jika Anda dirisak, Anda sulit untuk menyadari bahwa Anda adalah kuat dan cantik."Kaur memiliki akun di Instagram yang mendokumentasikan kegiatan dan foto-fotonya dengan cambang dan kumis, yang memiliki pengikut lebih dari 80.000, Perjalanan Kaur untuk mencintai dan menerima keadaan dirinya berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. "Sebagai pribadi, saya masih tumbuh dan berkembang. Ada banyak orang yang lupa untuk mencintai diri sendiri," katanya.Kaur kini menjadi Body Confidence dan Anti Bullying Activist. Ia kerap diundang sejumlah media cetak dan online untuk membagikan pengalamannya melawan isu-isu berat badan, bentuk tubuh, dan percobaan bunuh diri. Ia juga membantu puluhan wanita yang mendapatan perlakuan bully karena bentuk tubuhnya untuk lebih mencintai keadaan dan keunikannya. Melalui Instagram-nya yang memiliki lebih dari 80 ribu followers, Harnaam Kaur juga melakukan kampanye tentang anti bullying dan juga body confidence. Di samping itu pula berbagai hal tersebut layak membuatnya digelar sebagai bintang di platform media sosial ini.Lewat akun Instagram-nya, Kaur mengucapkan rasa bangganya bisa ikut andil dalam London Fashion Week dan menjadi pembuka di fashion show Marianna Harutunian, seorang designer perhiasaan kenamaan. Dia juga terharu atas apa yang telah dicapainya sekarang, mengingat dulu hanya cibiran dan makian yang diterimanya setiap hari.Harnaam Kaur by instagramMenurut Guinness World Record, Harnaam Kaur dinobatkan menjadi pemegang rekor perempuan termuda yang memiliki jambang penuh. Tentunya ini menjadi kebanggan tersendiri untuk Kaur.Meski sempat putus asa karena berbeda dari cewek kebanyakan dan menerima cibiran saat masa remaja, Harnaam Kaur bangkit untuk melawan rasa malunya. Pikiran yang positif ternyata mengubah segalanya. Kini ia bisa membuktikan kepada dunia bahwa memiliki kekurangan bukanlah halangan untuk bisa berprestasi dalam bidang masing-masing. Barangkali kisah perempuan tegar ini bisa menginspirasi hidup kamu untuk lebih mencintai dan memperhatikan diri sendiri ketimbang berkonsentrasi terhadap omongan buruk orang lain. Seperti kata Harnaam Kaur, "Kita ingin orang lain mencintai kita, tapi kita tak mencintai diri sendiri. Bagaimana kita bisa membagi cinta ini dengan orang lain?"