MATATELINGA, Jakarta: BAGI beberapa orang, setia dengan pasangan dan berkomitmen dengan hubungan yang dijalani nampaknya bukan perkara yang mudah untuk dilakukan. Bagaimana tidak, banyak beredar di media sosial tentang perempuan perebut lelaki orang (pelakor) yang membuktikan ketidaksetiaan seorang pasangan.Meskipun terlihat random, tapi tahukah Anda ternyata ada profesi-profesi yang lebih rentan untuk berselingkuh dibandingkan dengan profesi lainnya. Sebagaimana diwarta Dailymail, adanya korelasi antara profesi pekerjaan dengan perselingkuhan ini, diungkapkan menurut survei terbaru Victoria Milan di Australia.Dalam survei tersebut, disebutkan bahwa pekerjaan seseorang dapat menampilkan tanda-tanda bahwa seseorang akan berselingkuh. Dalam situs yang mereka buat, orang yang selingkuh datang dengan latar belakang profesi yang relatif spesifik.Menurut studi tersebut yang menggunakan sekira 5.650 profil pengguna situs, orang-orang yang punya tekanan tinggi di pekerjaannya, seperti di bidang keuangan, perbankan, adalah profesi yang rentan selingkuh.Lebih spesifik disebutkan, sebanyak 21 persen dari kaum wanita yang disurvei adalah wanita yang memiliki pekerjaan sebagai bankers, brokers, dan analisis keuangan.Sementara itu, di posisi kedua dengan perolehan angka sebesar 15 persen adalah para partisipan yang bekerja di dunia penerbangan, tepatnya pilot dan pramugara-pramugari.Adapun orang-orang yang terlibat dalam sebuah perselingkuhan ini, sekira 65 persen adalah wanita profesional yang mengaku pernah tidur bersama rekan kerja sejawatnya. Artinya, perselingkuhan cenderung dilakukan dengan rekan yang berada di lingkup industri profesi yang sama.Bagaimana menurut pendapat Anda sendiri? Setujukah dengan hasil survei di atas, atau pada dasarnya setiap orang dengan latar belakang pekerjaan apapun bisa saja melakukan perselingkuhan?