MATATELINGA, Jakarta: ANDA mungkin sudah sangat sering mendengar nasihat ini. Tapi, jika Anda yang baru mengetahuinya, informasi ini menjadi sangat penting dan Anda wajib perhatikan, karena berkaitan dengan kesehatan Miss V!Dikutip dari Elite Daily, Kamis (4/10/2018), buang air kecil setelah bercinta berkaitan erat dengan masalah vertiliti perempuan. Sebelum membahas itu, ada baiknya Anda mengetahui dulu bahwa Miss V itu terbagi atas 3 lubang; uretra, vagina, dan rektum. Karena lokasinya sangat dekat, hal ini yang kemudian membuat risiko masalah semakin tinggi."Antara satu bagian dengan bagian lagi jarak ya sangat dekat. Tak jarang kemudian saat bercinta, ada cairan vagina atau bakteri lain yang masik ke dalam uretra dan di sinilah awal mula masalah terjadi," terang Dokter Kandungan dan Ginekolog dr Sheila Loanzon."Bayangkan uretra Anda seperti selang atau selang kebun yang terhubung ke cerat (kandung kemih Anda) dan akhirnya, ginjal Anda. Dengan bersenggama, bakteri dapat terbentuk di ujung tabung. Dengan membuang tabung, seseorang dapat mencegah bakteri dari penjajahan di ujung tabung sampai ke cerat, " kata Loanzon menjelaskan.Dan dari situlah "buang air kecil setelah hubungan seksual membantu untuk membersihkan sistem dan mencegah bakteri tumbuh di uretra dan kandung kemih setelah berhubungan seks."Lebih jauh lagi, Prudence Hall, seorang ahli bedah ginekologi dan pendiri The Hall Center, menjelaskan bahwa buang air kecil satu atau dua jam setelah berhubungan seks sangat penting. Sebab, bakteri yang didorong ke dalam uretra, yang menguras kandung kemih, secara tidak langsung terbilas."Dan, jika Anda adalah seorang dengan vagina yang sangat rentan terhadap infeksi saluran kemih setelah berhubungan seks [Anda] harus minum segelas air sehingga Anda buang air kecil atau juga bisa mengonsumsi 1000 mg D-Mannose (jika diperlukan)," katanya kepada Elite Daily.Sedikit informasi, menurut WebMD, D-Mannose adalah sejenis gula yang mirip dengan glukosa yang digunakan untuk mencegah ISK dan dapat mencegah beberapa jenis bakteri menempel ke dinding saluran kemih.Dr Carolyn DeLucia, OBGYN yang berbasis di NYC, setuju dengan Hall. "Setiap kali kita aktif secara seksual terutama sebelum tidur, kita harus pipis dan mengosongkan kandung kemih," kata DeLucia kepada Elite Daily. "Bakteri dari kulit kita dikhawatirkan berpindah-pindah saat berhubungan seks dan mungkin masuk ke uretra," jelasnya."Jika kita tidak bangun dan pipis, bakteri dapat menyebabkan infeksi kandung kemih. Ini tidak diinginkan! Infeksi saluran kemih sangat menyakitkan dan jika tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan infeksi ginjal," tambahnya.