Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ragam Vaksin untuk Anak, Dewasa Hingga Lansia. Kenali dan Pahami

Ragam Vaksin untuk Anak, Dewasa Hingga Lansia. Kenali dan Pahami

- Sabtu, 20 Oktober 2018 10:59 WIB
Ragam Vaksin untuk Anak, Dewasa Hingga Lansia. Kenali dan Pahami / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  KESEHATAN adalah segalanya, tanpa kesehatan mau sebanyak apapun materi yang kita punya maka semuanya akan tetap terasa sia-sia.

Banyak cara untuk menjaga kesehatan yang telah diberikan sebagai nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa ini. Selain menjaga pola makan, rutin berolahraga, menjalani gaya hidup sehat, salah satu cara lain yang bisa dilakukan ialah dengan rutin membentengi diri dengan vaksin.Perlu diketahui, pemberian vaksin selama ini mungkin hanya lekat imej nya untuk bayi dan anak-anak. Padahal saat sudah dewasa bahkan saat sudah lansia pun, vaksin tetap dibutuhkan oleh tubuh.

Maka dari itu, agar tidak terlewat. Mengetahui apa saja vaksin-vaksin yang dibutuhkan dari bayi hingga lansia itu penting adanya. Menghimpun dari berbagai sumber, Sabtu (20/10/2018) berikut pemaparan jenis-jenis vaksin dari mulai balita hingga lansia.Anak1. Hepatitis B : Jenis vaksin yang harus diberikan untuk anak sebanyak tiga kali. Bayi baru lahir (12 jam setelah lahir), bayi berusia satu bulan, baru kemudian dilanjutkan lagi saat bayi sudah berusia tiga sampai enam bulan. Vaksin satu ini berfungsi untuk mencegah fungsi kerusakan hati.2. Polio : Biasanya diberikan pada bayi saat kunjungan pertama ke dokter setelah kelahiran, baru setelah itu dilanjutkan sebanyak tiga kali saat bayi sudah berusia dua, empat, dan enam bulan. Lalu ada rentang cukup lama, karena baru diberikan lagi saat anak menginjak usia 15 bulan dan terakhir di usia lima tahun. Vaksin ini dapat mencegah penyakit polio yang menyebabkan lumpuh layu di tungkai dan tangan.3. BCG: Diberikan semenjak bayi lahir, gunanya demi mencegah bayi terkenak penyakit TBC, yakni tuberkulosis yang jadi penyebab adanya gangguan pada fungsi paru. Lalu saat bayi berumur lebih dari tiga bulan, sebelum pemberian vaksin BCG lagi harus dilakukan uji tuberkulin terlebih dulu, karena vaksin baru bisa diberikan pada anak saat hasil ujinya menunjukkan hasil negatif.4.DPT-HB-HIB ( difteri , pertusis, tetanus, Hepatitis B dan HIB) : Diberikan wajib saat anak sudah masuk usia dua bulan. Dosis pemberiannya, tiga kali dengan rentang satu bulan di setiap kali vaksin. Seperti namanya, vaksin ini berfungsi untuk membentengi anak terkena macam-macam penyakit.5. Campak : Nah, vaksin ini diberikan dengan tujuan untuk menghindari anak-anak terkena penyakit seperti komplikasi radang paru, radang otak hingga kebutaan hingga tumbuh dewasa nanti. Vaksin campak, disebutkan pertama kali diberikan saat bayi berumur sembilan bulan (satu kali) baru dilanjutkan saat anak sudah berumur enam tahun.Dewasa1. Hepatitis A : Orang dewasa butuh diberikan vaksin ini, disebutkan dengan catatan bila orang tersebut punya faktor risiko hepatitis A. Bisa juga jika hanya ingin terhindar dari penyakit ini. Faktor resiko yang dimaksud adalah, orang yang bermukim di lokasi dengan angka kejadian hepatitis tinggi, menderita penyakit hati, pengguna obat-obatan terlarang (narkoba) dan homoseksual. Pemberian vaksin ini dua dosis, rentang waktunya enam sampai satu tahun.2. Hepatitis B : Indikasi pemberian vaksin ini diketahui tidak jauh beda dengan vaksin hepatitis A. Secara faktor resiko, hepatitis B diketahui tinggi kepada orang-orang yang rentan terpapar darah atau produk darah penderita penyakit tersebut dan hubungan seksual dengan penderita. Jika hepatitis A dosisnya dua, nah kalau hepatitis B ini diberikan tiga dosis yakni nol, satu dan enam bulan. Catatannya, tidak perlu vaksin ulangan bila vaksinasi pertama berespons baik.3. Influenza : Untuk orang dewasa yang usianya masih muda, vaksin satu ini diberikan untuk orang-orang muda yang punya penyakit jantung, paru kronis, penyakit metabolisme (contohnya diabetes) ,disfungsi ginjal, dan menderita HIV. Sedangkan untuk orang dewasa yang usianya sudah lewat 50 tahun, harus rutin didapatkan setiap tahunnya.4. Varisela (cacar) : Seperti namanya, vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh demi terhindar dari penyakit cacar. Varisela ini diketahui terdiri dari dua dosis yang diberikan dengan jarak empat sampai delapan minggu. Lalu bagaimana dengan orang yang belum pernah sakit cacar? Sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan vaksin cacar ini.5. Td ( Tetanus dan difteri) : Tahukah Anda bahwa setiap orang dewasa wajib untuk dapat vaksin jenis ini? Vaksin ini harus didapatkan lengkap tiga dosis seri primer dari difteri dan toksoid tetanus, dengan dua dosis diberikan minimal jaraknya empat minggu dan dosis ketiga, di jarak enam sampai satu tahun setelah pemberian dosis kedua. Untuk orang yang belum pernah dapat vaksin jenis ini, disebutkan pemberian vaksin ini metodenya bukan hanya yang primer tapi juga dosis penguat setiap sepuluh tahun.6. MMR: Ialah vaksin Measles, Mumps, dan Rubella, yang disebutkan harus didapatkan oleh orang-orang yang lahir setelah tahun 1957. Dosisnya, satu dosis dan dua dosis untuk yang punya resiko terpapar. Jaraknya dari dosis pertama ke dosis yang kedua, sekitar empat minggu.7. Meningokok : Nah, kalau ini adalah jenis vaksin yang biasanya wajib untuk para calon jemaah haji. Selain itu, juga disarankan didapatkan bagi orang-orang yang mempunyai defisiensi imun, pasien asplenia anatomik dan fungsional, dan yang hendak bepergian ke negara-negara yang ada epidemi penyakit meningokok contohnya sub-Sahara Afrika.8. Pneumokok : Untuk orang dewasa yang umurnya sudah lewat dari 65 tahun, dan juga orang yang mempunyai penyakit mulai dari kardiovaskular kronos, diabetes melitus, alkoholik chirrosis, infeksi HIV, leukemia, hingga penyakit limfoma Hodgkins.Lansia1. Influenza: Vaksin agar tubuh terlindungi dari penyakit influenza, terutama di musim pancaroba. Untuk lansia, vaksin ini butuh diberikan rutin sekali dalam satu tahun.2. Pneumokokis : Adalah vaksin yang diberikan agar tubuh terhindari dari pneumonia yang dikatakan biasanya masih sering dialami oleh orang-orang lansia. Intensitasnya, satu kali suntik dalam kurun waktu lima tahun sekali.3. Herpes zoster : Ini adalah jenis ketiga vaksin yang wajib diberikan untuk lansia, fungsinya untuk terhindari terkena penyakit cacar dan infeksi pada kuli. Diberikan kepada orang yang usianya sudah di atas 60 tahun, tidak memandang apakah sudah pernah terkena penyakit cacar air sebelumnya atau belum sama sekali.

Editor
:
Sumber
: okz

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Lifestyle

Kolaborasi Korpri dan Biofarma, ASN Sumut Antusias Ikuti Vaksinasi HPV

Lifestyle

RS Adam Malik Lakukan Imunisasi Campak Bagi Nakes

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Lifestyle

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui