Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Unik Banget, 3 Mitos Menghentikan Hujan ini Patut Kamu Coba

Unik Banget, 3 Mitos Menghentikan Hujan ini Patut Kamu Coba

Redaksi - Kamis, 13 Desember 2018 08:02 WIB
google
ilustrasi
MATATELINGA: Hujan terkadang dapat memberikan dampak negatif. Walau ada beberapa orang yang senang dengan turunnya hujan, peristiwa alam satu ini tetap saja memberikan dampak negatif kepada orang yang sedang menyelenggarakan acara. Acara tersebut akan sepi pengunjung karena pengunjung susah datang.Belum lagi jika acara tersebut diselenggarakan di luar ruangan. Di samping sepi pengunjung, acara tersebut tentunya menjadi kacau karena turun air yang mengganggu aktivitas di acara tersebut. Belum lagi angin kencang yang dapat merusak properti dalam acara tersebut.Oleh karena itu, tidak jarang orang Indonesia menggunakan beberapa cara untuk menghentikan hujan. Salah satunya adalah pawing hujan. Pawang tugas ini bertugas untuk mencegah hujan datang sehingga jalannya acara tidak terganngu. Di luar negeri pun terjadi hal yang sama. Akan tetapi, cara menghentikannya berbeda-beda pada setiap negara. Seperti apa mitos-mitos yang dipercayai oleh masyarakat luar negeri untuk mencegah atau menghentikan hujan? Berikut Okezone rangkum dari berbagai sumber, Kamis (13/12/2018):1. Tarian penolak hujanTidak hanya memiliki tarian pemanggil hujan. Masyarakan asli Amerika juga memiliki tarian penghenti hujan. Dilihat dari berbagai akun Youtube yang pernah mengunggahnya, tarian penghenti hujan ini biasanya dilakukan oleh sekelompok orang. 2. Boneka Teru Teru BozuTidak perlu menyewa atau membayar jasa pawang, masyarakat Jepang percaya bahwa boneka ini dapat memberikan hari yang cerah sehingga aktivitas tidak terganggu. Boneka Teru Teru Bozu ini terbuat dari kertas tisu putih. Dilansir dari Japanesepod101.com, boneka ini dibuat dengan cara menggumpalkan tisu menjadi bulat. Ukurannya bola tisu ini harus lebih besar dari bola pingpong. Setelah itu, bungkus bola tersebut dengan tisu lainnya sehingga berbentuk bulat di atas dan seperti memiliki rok di bawah.Setelah berbentuk, boneka tersebut dikaitkan atau di gantung di luar rumah. Setelah itu, barulah masyarakat Jepang berdoa kepada dewa mereka untuk membuat hari cerah. Jika keinginan bereka terkabulkan, mereka akan menggambar wajah senyum pada boneka tersebut.3. MantraWalau tidak jelas dari mana asalnya, sangat banyak mantra yang dapat dilihat di internet. Bahkan mantra tersebut tidak hanya dari satu bahasa. Namun, sebagian besar berbahasa Inggris.(Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Lifestyle

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Lifestyle

Hujan Semalam Beberapa Ruas Jalan Desa Di Buntu Pane Tergenang

Lifestyle

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Lifestyle

BMKG Belawan Prakiraan Cuaca 6–8 Juni 2026: Waspada Hujan Petir dan Hembusan Angin Kencang

Lifestyle

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Blokir Jalan di Depan Kantor Walikota Medan