Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Setelah Bercinta, Jangan Cuci Miss V Dengan Sabun, Kenapa, Ini Kata Para Ahli...

Setelah Bercinta, Jangan Cuci Miss V Dengan Sabun, Kenapa, Ini Kata Para Ahli...

Redaksi - Minggu, 03 Februari 2019 23:20 WIB
GOOGLE
Setelah melakukan aktifitas seksual, seluruh tubuh akan terasa lengket akibat keringat dan cairan lainnya. Oleh karena itu, tidak sedikit wanita yang langsung mandi dan membersihkan organ intimnya setelah seks, tapi sebenarnya itu benar-benar tidak perlu.
MATATELINGA: Setelah melakukan aktifitas seksual, seluruh tubuh akan terasa lengket akibat keringat dan cairan lainnya. Oleh karena itu, tidak sedikit wanita yang langsung mandi dan membersihkan organ intimnya setelah seks, tapi sebenarnya itu benar-benar tidak perlu.Sabun yang biasa Anda pakai saat mandi bisa menyebabkan reaksi alergi jika kulit Anda sensitif terhadap bahan kimia yang keras dalam sabun, tetapi menurut seorang dokter Obstetri dan Ginekologi, Robert Wool, M.D., menggunakan sabun juga dapat menyebabkan iritasi dan kekeringan pada vagina Anda.Lalu, menurut Leslie E. F. Page, M.D., seorang ginekologis asal Kansas, vagina merupakan organ yang sangat lembut, oleh karena itu tidak sembarangan bahan kimia bisa masuk ke dalamnya. "Vagina adalah organ yang bisa membersihkan diri sendiri, dan perlu diperlakukan dengan sangat, sangat lembut jika Anda tidak akan memasukkan sabun ke dalam mulut, maka Anda tidak boleh memasukkannya ke dalam atau di sekitar vagina Anda," kata Leslie.Menurutnya, jika Anda ingin mandi setelah berhubungan seks, gunakanlah air biasa untuk membilas vagina Anda. Demikian seperti yang dilansir dari laman Women's Health. Hal ini juga dikomentari oleh Emma Kaywin, seorang penulis dan aktifis kesehatan seksual asal Brooklyn menyampaikan pendapatnya seperti yang dilansir dari laman Bustle."Anda tidak perlu membersihkan vagina setelah melakukan seks. Tubuh Anda sendiri yang memproduksi cairan vagina tersebut sehingga hal itu tidak akan membahayakan bagi Anda. Sama halnya jika cairan semen terdapat pada vagina Anda," ujar Emma.Menurutnya, Anda tidak perlu membersihkan vagina karena organ tersebut bisa membersihkan diri sendiri. Hal ini dilakukan dengan cara mengeluarkan cairan yang sering kita sebut dengan keputihan. Itulah cara tubuh Anda membersihkan 'sesuatu' yang seharusnya tidak ada di vagina Anda, termasuk air mani dan pelumas, bersamaan dengan bakteri yang sering muncul saat aktivitas sehari-hari. Jangan gunakan sabun yang mengandung parfumMeski sebenarnya tidak perlu, tapi ada beberapa orang yang merasa risih jika tidak mandi sehabis melakukan aktifitas seksual. Bukan hanya organ intim, namun seluruh tubuh biasanya lengket karena keringat. Nah, jika Anda merupakan salah satu orang yang selalu mandi sehabis melakukan seks, pastikan untuk tidak menggunakan sabun yang mengandung parfum pada vagina Anda.Bahan kimia ini tidak baik untuk vagina dan bisa menyebabkan infeksi jamur dan bakteri vaginosis. Jadi, jika Anda bersikeras ingin menggunakan sabun setelah seks, pastikan Anda memilih sabun yang bebas dari parfum atau Anda bisa beralih ke tisu basah tanpa parfum.  (Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Lifestyle

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Lifestyle

Salah Satu Kunci Untuk Hidup Sehat dan Lebih Lama, Lakukan Ini

Lifestyle

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk