Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Apakah Anak yang Suka Berpakaian Tak Senonoh Akan Berperilaku Negatif? Berikut Faktanya

Apakah Anak yang Suka Berpakaian Tak Senonoh Akan Berperilaku Negatif? Berikut Faktanya

Redaksi - Selasa, 26 Februari 2019 21:20 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA: Tak sedikit orangtua yang khawatir melihat remaja perempuan berpakaian seksi. Bisa dilihat beberapa waktu lalu muncul petisi dari seorang ibu bernama Maimon Herawati yang meminta iklan BLACKPINK di layar kaca dicekal. Alasannya karena pakaian girlband asal Korea itu dinilai terlalu terbuka dan dapat memberikan dampak negatif.Lantas, apakah anak-anak yang senang mengenakan pakaian seksi otomatis terjerumus ke dalam pergaulan yang salah? wartawan mencoba mencari jawabannya kepada psikolog klinis, Liza M. Djaprie."Kita enggak bisa memukul rata dan menggeneralisir seperti itu bila ada anak yang mengenakan pakaian terbuka. Belum tentu mereka akan berperilaku negatif. Bisa saja anak-anak tersebut memiliki concern atau ketakutan sendiri dengan hal negatif seperti narkoba dan seks bebas, jadi mereka enggak berani aneh-aneh," tutur Liza saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (26/2/2019). Menurut Liza, ketika melihat anak-anak yang senang mengenakan pakaian seksi, harus dilihat kembali lingkungan tempat anak itu dididik dan dibesarkan. Mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Sebab lingkungan turut memengaruhi perilaku anak tersebut."Jangan-jangan buat orangtuanya sendiri oke-oke saja melihat anaknya berpakaian seperti itu, tidak masalah. Mungkin juga lingkungan rumahnya masih menolerir anaknya mengenakan pakaian terbuka, tapi untuk narkoba dan lain-lain tidak diterima jadi anak tersebut tidak berperilaku negatif," terang Liza. Meskipun demikian, Liza mengatakan orangtua tetap harus mengingatkan anak-anaknya tentang cara berpakaian. Sebab tak bisa dipungkiri, masyarakat Indonesia masih memiliki pakem-pakem atau nilai-nilai mengenai busana yang sebaiknya dikenakan. Masih banyak masyarakat yang belum menerima bila seseorang mengenakan busana terbuka."Anak dan remaja itu kayak layang-layang saja, kalau tidak ada yang mengarahkan ya suka-suka angin membawa ke mana. Namanya remaja, mereka masih proses pencarian jati diri dan suka meniru role model yang dijadikan sebagai idola. Belum lagi di era sekarang ini di mana kita diberi kemudahan dengan akses internet sehingga informasi bisa banyak didapatkan termasuk dalam hal fashion. Jadi orangtua harus lebih banyak berdiskusi dan mengobrol dengan anak," pungkas Liza.  (Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Lifestyle

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Lifestyle

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Lifestyle

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga