Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ustadz Arifin Ilham Berpulang, Nomor 4 Paling Getarkan Hati, Berikut Pencapaian Semasa Hidup Beliu

Ustadz Arifin Ilham Berpulang, Nomor 4 Paling Getarkan Hati, Berikut Pencapaian Semasa Hidup Beliu

Redaksi - Kamis, 23 Mei 2019 06:15 WIB
GOOGLE
Ustadz Arifin Ilham
MATATELINGA: Meninggalnya Ustadz Arifin Ilham menjadi duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Banyak hal menarik yang layak dikenang atas pencapaiannya semasa hidup.Sempat kritis lama gara-gara mengidap kanker, Ustadz Arifin Ilham kini menghembuskan napas terakhir. Kabar terakhirnya dia terbaring lemah di sebuah rumah sakit di Negeri Jiran sejak beberapa bulan lalu.Tak sedikit fakta pencapaian dari kisah dakwah Ustadz Arifin Ilham sejak muda. Sampai akhirnya mendiang menjadi dai kondang yang dikenal tegas dan bersahaja. Lebih lanjut, wartawan bakal merangkum lewat 5 ulasan berikut ini. Simak sejenak yuk biar enggak penasaran! Ikhlas berdakwah sejak usia 16 tahunSejak remaja Ustadz Arifin Ilham sudah mendalami agama Islam. Di usianya ke-16 tahun, lelaki asal Banjarmasin ini senang berdakwah. Saat itu dia masih sekolah di Pondok Pesantren As-Syafiiyah Jakarta. Sejak dulu isi dakwahnya selalu menginspirasi dan selalu menyentuh hati.Dakwahnya selalu digabungkan dengan dzikirSetiap dai memang punya ciri khas saat mengisi ceramah. Sementara mendiang Ustadz Arifin Ilham senang berdakwah sambil mengajak umat Muslim untuk dzikir. Banyak yang senang dengan gaya ceramah yang dibawakan ustadz bersuara serak ini. Dengan mudahnya, isi ceramahnya pun bisa didengar lewat aplikasi atau di YouTube yang sangat menyentuh.Pernah safari dakwah di 512 Kota/KabupatenSebelum Allah memanggil dirinya, Ustadz Arifin Ilham rupanya tak sekedar berdakwah di satu tempat. Jika dihitung kemana saja dia pergi, ternyata lelaki yang meninggalkan empat istrinya itu pernah safari dakwah di 512 kabupaten/kota. Begitu banyak umat Islam yang mencintai ustadz beken ini. Apalagi isi dakwahnya yang menenangkan hati, terutama mengangkat 7 sunnah yang harus ditegakkan dari junjungan Rasulullah.Berdakwah di hadapan narapidanaBukan hanya jamaah biasa yang senang mendengar ceramahnya, tetapi juga para narapidana di LP Cipinang dan LP Nusakambangan. Dia memimpin zikir napi sampai bikin banyak orang terharu. Tak disangka, ustadz yang selalu punya gaya andalan berbaju putih ini bisa merangkul orang-orang yang pernah terjerumus ke jalur hukum.Membangun masjid cantikTahukah Anda keberadaan Masjid Az-Zikra di Sentul, Bogor, Jawa Barat itu dibangun oleh ustadz yang meninggal di usia 49 tahun. Masjid ini dibangun sangat megah dan lokasinya berada di kawasan udara yang sejuk. Setiap mampir kesini, para jamaah dibuat betah, bahkan tak sedikit lokasi yang cantik.Jadi pimpinan pondok pesantrenTak sekedar membangun masjid, Ustadz Arifin Ilham juga mendirikan pondok pesantren. Banyak santri yang memperdalam agama Islam di sini, bahkan terkenal sampai ke pulau-pulau lainnya. Tempatnya cukup nyaman dan suasananya menyenangkan. Bahkan menariknya, mendiang Ustadz Arifin Ilham bakal dimakamkan di lokasi pondok pesantren tersebut, karena tempatnya luas dan layak.(Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Lifestyle

Panglima TNI Silaturahmi Awal Ramadhan Bersama Ustadz Adi Hidayat di Pangandaran

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Lifestyle

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Lifestyle

Ustadz Maulana Semarakkan Israj Miraj Nabi Muhammad SAW, Zulkarnain : Harus Jadi Teladan Semua Ummat

Lifestyle

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk