Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ini Keutamaan Shalat Arba段n di Masjid Nabawi Madinah

Ini Keutamaan Shalat Arba段n di Masjid Nabawi Madinah

Redaksi - Kamis, 18 Juli 2019 08:30 WIB
Hand Over
Ilustrasi
MATATELINGA: Salat Arbain cukup dikenal dikalangan masyarakat haji Indonesia. Makna "arba'in" atau "arba'un" adalah melaksanakan salat empat puluh waktu tanpa terputus berjamaah di Masjid Nabawi dan tidak boleh tertinggal takbiratur ihram.

[adx]

"Melaksanakan salat empat puluh waktu di Madinah. Sekitar delapan hari totalnya. Tata cara salatnya sama seperti biasa tapi tidak tertinggal takbiratur ihram. Berjamaah totally berjamaah di Masjid Nabawi selama empat puluh waktu," ujar Ustadz M. Najmi Fathoni, Dai Muda Nahdatul Ulama kepada wartawan, Kamis (17/07/2019).

"Kalau yang barangkat lebih awal arbain dulu baru haji, kalau yg berangkat akhir berarti haji dulu baru arbain,"lanjutnya.

Menurutnya, keutamaan dari salat arbain akan dibebaskan dari api neraka. Versi hadisnya yang lemah, keutamaannnya sangat banyak. Hadisnya yaitu,

مَنْ صَلَّى فِي مَسْجِدِي أَرْبَعِينَ صَلاةً، لاَ يَفُوتُهُ صَلاةٌ، كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ، وَنَجَاةٌ مِنَ الْعَذَابِ، وَبَرِئَ مِنَ النِّفَاقِ

"Barang siapa salat di masjidku empatpuluh shalat tanpa ketinggalan sekalipun, dicatatkan baginya kebebasan dari neraka, keselamatan dari siksaan dan ia bebas dari kemunafikan." (HR. Ahmad)

Ustadz M. Najmi Fathoni, mengatakan terdapat hadis lain mengenai salat arbain yang lebih shahih, akan tetapi berbeda dengan sebelumnya. Hadis tersebut dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الأُولَى كُتِبَ لَهُ بَرَاءَتَانِ: بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ، وَبَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ.

"Barang siapa yang salat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan." (HR ar-Tirmidzi no. 241)

[adx]

"Saya sendiri lebih setuju dengan hadis yang kedua, karena banyak orang yang menganut hadis sebelumnya lalu kejar-kejaran selama delapan hari. Setelah itu, udah enggak datang lagi, enggak salat di masjid lagi," ucap Ustadz M. Najmi Fathoni.

"Sebenarnya tahap ini adalah latihan rutinitas untuk merutinkan salat jamaah di masjid. Bukan seperti orang yang habis lari ngejar target, terus kalau sudah dapet target, sudah gitu," lanjutnya.

Dengan demikian salat arbain sebenarnya memiliki hikmah lain dibalik itu yaitu pesan untuk kembali membiasakan salat istiqomah tepat waktu dan juga agar terbiasa salat berjamaah di masjid.

(Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Jumat Berkah, Ranting Pemuda Pancasila Sukaramai II Berbagi untuk Jemaah Masjid

Lifestyle

Kemenag Sumut Serahkan Bantuan Masjid Terdampak Bencana di Tapsel dan Tapteng

Lifestyle

Polsek Medan Area Ungkap Pencurian HP dan Tablet di Masjid, Hasil Kejahatan untuk Narkoba dan Judi

Lifestyle

Umat Muslim Lanud Sultan Hasanuddin Laksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Nurussamawat

Lifestyle

Masjid Al Aqsa Ditutup, Ketum DMI Jusuf Kalla Kutuk Israel

Lifestyle

Kabupaten Nagan Raya, Sudah Ada Melaksanakan Shalat Ied