Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Guru Kita Telah Wafat, Ini Amalan Doa yang Bisa Kita Lakukan

Guru Kita Telah Wafat, Ini Amalan Doa yang Bisa Kita Lakukan

Redaksi - Kamis, 08 Agustus 2019 07:30 WIB
Hand Over
Ilustrasi
MATATELINGA,Jakarta: Mbah Moen wafat saat menunaikan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, pada Selasa (6/8/2019). Kiai kharismatik kelahiran Sarang Jawa Tengah ini wafat pada usia 91 tahun.

[adx]

Kepergian seorang guru yang disegani pastinya menyisakan duka dan luka yang mendalam. Misalnya, seorang Mustasyar PB NU KH Maimoen Zubair yang akrab disapa Mbah Moen.

Lalu bagaimana adab ketika guru kita telah wafat?

Baca Juga: Kakek Ini Rela Berjalan 100 Kilometer Demi Cintanya

Dilansir oleh wartawan, dianjurkan untuk mendoakan yang telah wafat agar mendapat rahmat Allah SWT.

Ketika sedang memberikan ceramah, tentang wafatnya seorang guru atau ulama disarankan untuk membaca kalimat ini:

مَنْ كَانَ يَعْبُدُ مُحَمَّدًا، فَإِنَّ مُحَمَّدًا قَدْ مَاتَ، وَمَنْ كَانَ يَعْبُدُ اللهَ، فَإِنَّ اللهَ حَيٌّ لَا يَمُوْتُ

"Siapa yang 'menyembah' Muhammad, sungguh Muhammad telah wafat. Siapa yang menyembah Allah, ketahuilah bahwa Allah zat yang hidup, takkan mati."

Namun, kata Muhammad di sini tentunya diganti oleh nama orang yang dimaksud. Seperti riwayat Abu Bakar As-Shiddiq, ketika Rasulullah SAW wafat sebagai hadits berikut ini;

روينا في الحديث الصحيح المشهور في خطبة أبي بكر الصديق رضي الله عنه يوم وفاة النبي صلى الله عليه وسلم وقوله رضي الله عنه: من كان يعبد محمدا، فإن محمدا قد مات، ومن كان يعبد الله، فإن الله حي لا يموت

"Kami diriwayatkan di dalam hadits shahih yang masyhur dalam khutbah Abu Bakar As-Shiddiq RA pada hari wafat Rasulullah SAW. Isi khuthbahnya, 'Siapa yang menyembah Muhammad, sungguh Muhammad telah wafat. Siapa yang menyembah Allah, ketahuilah bahwa Allah zat yang hidup, takkan mati,"(Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 264).

Bagi yang memberikan ceramah diharuskan untuk membuat orang-orang yang sedang mendengarkannya tenang. Dan mengajak untuk tetap meneladani sifat-sifat terpuji dari guru yang sudah wafat tersebut.

[adx]

Keterangan tersebut bisa didapat pada riwayat Imam Bukhari dan Shahih Muslim yang dikutip Imam An-Nawawi berikut ini:

وروينا في الصحيحين عن جرير بن عبد الله أنه يوم مات المغيرة بن شعبة وكان أميرا على البصرة والكوفة قام جرير فحمد الله تعالى وأثنى عليه وقال: عليكم باتقاء الله وحده لا شريك له، والوقار والسكينة حتى يأتيكم أمير فإنما يأتيكم الآن.

"Kami diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari dan Muslim dari Jarir bin Abdullah bahwa pada hari wafat penguasa Bashrah dan Kufah Al-Mughirah bin Syu'bah, Jarir berdiri, berpidato yang diawali dengan tahmid dan memuji Allah, lalu berkata, 'Kalian wajib bertakwa kepada Allah yang Maha Esa, tiada sekutu baginya, dan wajib tenang dan tenteram sehingga datang pemimpin baru bagimu. Sungguh, telah datang pemimpin baru kalian sekarang," (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 264). Wallahu a'lam. (Alhafiz K)

(Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Pengajian Akbar Pemprov, Bobby Nasution Doakan Sumut Bebas Bencana dan Narkoba

Lifestyle

Polda Sumut Gelar Ibadah dan Doa Bersama Sambut May Day 2026, Wujudkan Pengamanan Humanis

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Lifestyle

Ribuan Warga Muslim Kota Tebingtinggi Ikuti Do'a Dan Dzikir Bersama

Lifestyle

Di antara dentum dan doa: Jalan sunyi seorang jurnalis

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga