Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Hari Tanpa Bra Sedunia

Hari Tanpa Bra Sedunia

Redaksi - Minggu, 13 Oktober 2019 17:30 WIB
Hand Over
Ilustrasi
MATATELINGA: Hari Tanpa Bra atau yang biasa disebut No Bra Day diperingati pada 13 Oktober. Menurut beberapa sumber, peringatan Hari Tanpa Bra mulai dirayakan sejak 13 Oktober 2011.

[adx]

Tujuan merayakan Hari Tanpa Bra ialah sebagai bentuk kepedulian terhadap kanker payudara dan peringatan ini juga diharapkan dapat memberi pemahaman lebih pada masyarakat, khususnya perempuan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kanker payudara yang dikatakan bisa disebabkan akibat pemakaian bra.

Persepsi ini berkembang luas di masyarakat. Beberapa perempuan bahkan memutuskan untuk tidak pernah menggunakan bra. Sebut saja Duo Semangka, dua perempuan yang tergabung dalam group dangdut ini diketahui tak suka pakai bra. Di luar negeri, ada keluarga Kardashian dan Jenner.

Tapi, apakah benar penggunaan bra dikaitkan dengan kanker payudara?

Disadur oleh media, underwire bra tidak meningkatkan risiko kanker payudara. Sebetulnya, anggapan bra dapat mengakibatkan kanker payudara ini mencuat karena kawat yang terselip di bra mengganggu tekstur payudara. Kawat itu membatasi aliran cairan getah bening dan menyebabkan racun menumpuk di daerah payudara.

Tapi, anggapan tersebut tidak terbukti secara ilmiah. Sampai sekarang, belum ada penelitian yang jelas membuktikan terkait dengan anggapan tersebut.

Meski begitu, saran untuk tidak mengenakan bra terlalu kencang atau kekecilan perlu diperhatikan. Sebab, kawat yang membentuk bra dapat 'menusuk' payudara Anda dan akhirnya menyebabkan rasa tidak nyaman, sakit, atau bengkak.

[adx]

Selain bra, anggapan penyebab kanker payudara lainnya ialah penggunaan deodoran. Tapi, apakah ini mitos atau fakta?

Informasi yang tepat ialah anggapan itu mitos! Menggunakan deodoran atau antiperspirant tidak menyebabkan kanker payudara. Klaim bahwa deodoran atau antiperspiran meningkatkan risiko kanker payudara telah ada selama beberapa tahun. Beberapa orang juga mengklaim bahwa aluminium dalam antiperspirant dapat meningkatkan risiko penyakit ini.

Namun, tidak ada bukti yang meyakinkan tentang hubungan antara kanker payudara dan deodoran, antiperspiran, atau bahan-bahannya.

Tidak hanya itu, beberapa orang pun beranggapan kalau stres menyebabkan kanker payudara. Pernyataan ini diragukan kebenarannya. Tidak ada bukti konklusif bahwa stres meningkatkan risiko kanker payudara.

Sejumlah penelitian telah melihat hubungan antara stres dan kanker payudara, tetapi tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan hubungan yang jelas. Stres dapat dikaitkan dengan peningkatan perilaku gaya hidup lainnya, seperti menjadi kurang aktif atau minum alkohol, yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

(Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Lifestyle

RS Adam Malik Kampanyekan Penanganan Kanker Diikuti Puskesmas Se-Kota Medan

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Lifestyle

Pastikan Pelayanan Kesehatan Meningkat, Wagub Sumut Sambangi Pasien Kanker di RS Haji Medan

Lifestyle

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Lifestyle

Kahiyang Ayu Dorong Kader PKK Jadi Motivator Pencegahan Kanker Serviks