MATATELINGA, Jakarta: Di tengah masalah minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD), para tenaga kesehatan ini mendapat dukungan luar biasa melawan wabah COVID-19 dari masyarakat. Beberapa melakukan aksi solidaritas dengan mengampanyekan #dirumahaja dan juga memberi donasi makanan.Tenaga Kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanganan kasus COVID-19. Mereka mempertaruhkan nyawa demi kesembuhan pasien. Upaya mereka ini yang kemudian diapresiasi banyak orang.Ya, banyak dari masyarakat yang coba memberikan makanan ke rumah sakit ataupun ke daerah zona merah yang sudah sulit mendapatkan makanan. Tapi, fakta menjelaskan bahwa ada beberapa makanan yang didonasikan tapi kurang layak makan, misalnya saja bungkusnya sudah rusak atau terbuka.Mengetahui hal ini Juri Masterchef Indonesia Degan Septoadji coba memberi saran bahwa penting bagi siapapun yang mau mendonasikan makanan untuk memperhatikan bungkusan makanan. Usahakan untuk membungkus makanan dengan sangat baik dan tentunya dalam kondisi steril."Kondisi steril ini yang menentukan apakah makanan itu layak makan atau tidak. Dengan menjamin kebersihan, tentu makanan yang diberikan akan menjadi energi yang baik pula untuk para tenaga kesehatan," katanya saat telekonfrens di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jakarta, Sabtu (28/3/2020).Nah, kebersihan makanan bukan hanya soal bungkusannya saja, tetapi proses masak hingga pengiriman. Ini juga yang diperhatikan Chef Degan bahwa saat memasak makanannya, harus dilakukan dengan baik dan benar.[br]Jadi, si pemasak makanan harus menggunakan masker, sarung tangan, bahkan penutup rambut seperti cape atau topi khusus masak. Ini dilakukan agar makanan tidak terkontaminasi kotoran yang datang dari tubuh Anda.Kemudian, alat masak yang dipakai juga harus rutin diganti. "Jangan kemudian 4 jam pemasakan, 4 jamnya juga gak diganti alat masaknya. Usahakan untuk membersihka atau mengganti alat masak supaya tidak terjadi kontaminasi," tambahnya.Setelah itu, tahap pengiriman makanan pun perlu jadi sorotan. Supir yang mengantar makanan menurut Chef Degan harus menggunakan sarung tangan, masker, dan selaku rajin cuci tangan. Jika sulit menemukan air mengalir dan sabun, hand sanitizer bisa digunakan."Jadi, saya meminta pada supir untuk menyediakan hand sanitizer di dalam mobil agar tangannya selalu dalam keadaan bersih dan ini menjadi makanan yang didonasikan tetap bersih dan tidak terpapar kotoran," sebutnya.