Matatelinga - Jakarta, Anda memiliki cukup nyali untuk mencoba olahraga ekstrem ini, silakan datang ke Gurun Sahara. Setiap tahunnya, kawasan ini menyelenggarakan Marathon des Sables, dimana para peserta akan melakukan marathon di tengah panasnya terik matahari gurun sejauh 220 mil.Marathon des Sables dimulai pada 1986 oleh Patrick Bauer, warga berkebangsaan Prancis yang pertama kali mencoba mengatur perjalanannya di padang pasir Aljazair selama 12 hari dan menempuh jarak 350 kilometer. Kemudian, ia berpikir mungkin akan ada orang seperti dirinya yang tertarik melakuakan hal sama dalam bentuk perlombaan. Akhirnya ia membuat lomba mematikan ini.Awalnya, hanya ada 23 peserta yang ikut. Namun, kini lebih dari 12 ribu peserta sudah mulai mengikuti lomba gila ini. Marathon dibagi menjadi enam bagian dan perubahan rute dilakukan setiap tahunnya. Peserta harus mempersiapkan hal-hal yang benar benar dibutuhkan selama perlombaan berlangsung. Tas berat dapat mempengaruhi ruang gerak peserta, untuk itu disarankan membawa barang-barang yang benar-benar dibutuhkan, seperti dilansir dari Whenonearth, Kamis (24/4/2014).Perlombaan ini berlangsung selama sepekan, dimana peserta disediakan tenda air dan beristirahat selama perlombaan berlangsung. Panas Gurun Sahara bisa mencapai 50 derajat Celsius. Para peserta harus melewati perjalanan panjang, keadaan tas yang berat, dan badai pasir.Beberapa kasus kematian dilaporkan terjadi selama perlombaan ini. Namun, itu tidak mematahkan semangat para jiwa petualang untuk menjajalnya. Pemandangan menakjubkan dari Gurun Sahara, sebuah persahabatan baru, serta petualangan itu sendiri akan mereka dapatkan dari perlombaan ini.(KNIA/Okz)