Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
UMKM Sektor Parisiwata dan Ekonomi Kreatif Dapat Akses Permodalan dari Pemerintah

UMKM Sektor Parisiwata dan Ekonomi Kreatif Dapat Akses Permodalan dari Pemerintah

- Jumat, 12 Juni 2020 19:30 WIB
Mtc/Ist
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama para Organisasi Perangkat Daerah terkait mengikuti Webinar tentang penyediaan dan akses permodalan bagi UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman
MATATELINGA, Medan: Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) selalu punya peran dalam pergerakan ekonomi masyarakat. Namun di tengah pandemi Covid-19, banyak UMKM yang tidak berdaya, satu per satu gulung tikar. 

Untuk itu Pemerintah Pusat menyediaan dan memberikan akses permodalan bagi UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Webinar yang diikuti Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dari Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jenderal Sudirman No 41 Medan, Jumat (12/6/2020).

Luhut menyampaikan beberapa program yang bisa diterapkan di beberapa daerah untuk pemulihan UMKM dan para pelaku ekonomi kreatif. "Pertama dengan meningkatkan porsi penerimaan negara dari wisatawan domestik, yang semula 55 % menjdi 70 %, serta mendorong wisatawan asing kelas A dan B. 

Kemudian meluncurkan empat program untuk wisatawan domestik, yaitu In City Activation, Staycation, Roadtrip dan Epicsale. Selanjutnya pemerintah memberikan program kartu Pra-Kerja dan pelatihan gratis bagi pelaku UMKM," ujar Luhut. 

Tidak hanya itu, kata Luhut, juga ada Program Pemulihan UMKM. Mempercepat program Desa Wisata dengan konsep One Village One Product (OVOP). Terakhir dengan menyiapkan bantuan dana PKBL/CSR perusahaan, terutama BUMN. 

Luhut berharap Pemprov Sumut turut serta membantu program ini. Karena menurutnya, ada 10 desa di sekitar Danau Toba yang akan menjalani program percontohan OVOP. "Jadi dibantu jalannya ke depan," katanya.

Pada kesempatan itu, Luhut juga mendorong agar para pelaku UMKM sudah harus melek digital. Banyak pelaku UMKM yang belum melek digital, padahal penjualan online ini bisa jadi solusi. “Kita lihat satu bulan terakhir ini peningkatannya sangat luar biasa," tambahnya.

[br]

Luhut juga mengatakan bahwa kontribusi UMKM kepada gerak perekonomian di Indonesia cukup signifikan. Dia memaparkan saat ini UMKM menyerap lebih dari 115 juta tenaga kerja. "80% ekonomi kita ditopang oleh konsumsi dalam negeri. 

Anda bisa lihat datanya UMKM itu serap 95% dari total tenaga kerja, lebih dari 115 juta tenaga kerja," ungkapnya.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Utomo mengatakan bahwa Kementerian Parwisata dan Ekonomi Kreatif juga akan memberikan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) untuk permodalan Start-up dan UKM Parekraf. 

"BIP ini sudah ada sejak tahun 2017, menjangkau 34 penerima subsektor, namun tahun 2020 ini akan difokuskan untuk 6 subsektor Ekonomi Kreatif dan sektor pariwisata dengan rencana penyaluran dana kurang lebih sekitar Rp 24 Miliar," terangnya.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Nasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Nasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Nasional

Sumut Inisiasi Rekomendasi yang Lebih Fokus Jawab Tantangan Terkini

Nasional

Semarak Syukuran HUT ke-14 matatelinga.com dan Peresmian Kantor Advokat Amrizal SH MH

Nasional

Hore.....Harga Emas Turun ke Angka Rp2.104.000 dari Harga Rp2.105.000 per gram