Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Prihatin Lahan Milik Warga Berubah NIB, Aktivis di Tangerang Gelar Diskusi Publik

Prihatin Lahan Milik Warga Berubah NIB, Aktivis di Tangerang Gelar Diskusi Publik

- Sabtu, 22 Agustus 2020 11:30 WIB
mtc/igor
Prihatin Lahan Milik Warga Berubah NIB, Aktivis di Tangerang Gelar Diskusi Publik
MATATELINGA, Tangerang: Banyaknya permasalahan terkait lahan milik warga yang berubah NIB nya di kabupaten Tangerang khususnya di pesisir pantai utara sangatlah miris. 

Tanpa pengajuan resmi dari pihak pemilik sudah berubah NIB, tanpa dasar yang  jelas dari pemilik lahan, hal ini akan merugikan pemilik yang kebanyakan dari kalangan pribumi. 

Adanya hal tersebut, aktivis Pantura menggelar diskusi publik, dan konferensi pers tentang evaluasi kinerja Pemdes dan BPN Kabupaten Tangerang, Sabtu (22/8/20).

Kegiatan yang dilakukan di Rumah Makan Saung Ibu Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang, dihadiri anggota DPRD Kabupaten Tangerang Jayusman. 

Selain DPRD, hadir juga aktivis Tangerang Utara seperti, Budi Usman, Dulamin Zigo, Bustomi, Jaro Dedi, Jayana Black, Herdiansyah dan  rekan - rekan media.

Warga Desa Babakan Asem, Heri menyebut surat-surat tanah miliknya ada kejanggalan, setelah dirinya melakukan pengecekan ditempat ahli surat tanah. 

"Tanah milik saya  sudah berubah NIB nya jadi milik orang lain, ketika saya dan keluarga datangi BPN Kabupaten Tangerang," kesalnya. 

Hari mengaku sangat kecewa setelah dirinya mengetahui kejadian tersebut, ia merasa bagaikan semut melawan seekor gajah, bila proses dilaporkan kepihak berwajib. 

"Saya bersama keluarga dan korban lain, akan melayangkan surat ke instansi terkait, baik ke DPRD, Bupati Tangerang, serta Gubernur Banten," janjinya. 

Bukan hanya itu, Heri juga akan mengirim surat ke presiden Republik Indonesia, agar dirinya dan korban yang lain mendapatkan hak-haknya seperti sebelum NIB berubah. 

"Surat terbuka akan saya buat serta kirim ke Pak Jokowi, untuk bela hak kami, minta sebuah keadilan tanah milik kami yang sudah berubah NIB milik orang lain," bebernya. 

Sementara itu, Jayusman merasa dirinya baru mengetahui penyerobotan tanah milik warga, yang sudah berubah, dari pemilik pertama ke pemilik kedua melalui NIB. 

"Terus terang saya baru dengar kejadian ini, silahkan saja ada pembangunan, asalkan tidak ada tanah warga yang jadi korban penyerobotan oknum," ungkapnya. 

Politikus Gerindra, Jayusman akan membawa permasalahan ini kemeja hijau DPRD Kabupaten Tangerang, dan melakukan pemeriksaan kepada pihak BPN Kabupaten Tangerang. 

"Kasus ini akan saya bawa ke komisi, kita akan periksa kinerja BPN, terkait dugaan banyaknya perubahan kepemilikan lahan dipesisir pantai utara Tangerang," ujarnya. 

Dulamin Zigo tidak akan membiarkan kejadian tersebut terus berlarut-larut, dirinya akan membantu masyarakat untuk mendapatkan hak-haknya, seperti lahan yang tidak bermasalah. 

"Ini jangan kita diamkan, dan kita semua wajib bela milik kita yang sudah dirampas, agar lahan milik kita kembali seperti dahulu tidak berubah NIBnya," tutup Zigo.(mtc/igor)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Raih Penghargaan Kedutaan Asing berkat Pendekatan Humanis, Imigrasi Tangerang Perketat Pengawasan

Nasional

Solusi Lingkungan Ala Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang, Ubah Limbah Jadi Cuan

Nasional

‎Menko Kumham Imipas Resmi Buka RAKORNAS IKA BKPRMI Tahun 2025

Nasional

Garnizun Tangerang Dukung Berantas Narkoba

Nasional

GIIAS Resmi Dibuka Agus Gumiwang, Pameran Otomotif Terbesar Tanah Air

Nasional

PSMS Medan Ditahan Dejan FC 2-2: Adaptasi Lapangan Sintetis Jadi Tantangan