Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Presiden Jokowi Resmikan YIA Dan Bagikan Banpres Produktif

Presiden Jokowi Resmikan YIA Dan Bagikan Banpres Produktif

- Jumat, 28 Agustus 2020 12:45 WIB
Matatelinga/Istimewa
Jokowi resmikan bandara YIA
MATATELINGA, Jakarta : Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi DI Yogyakarta (DIY) pada Jumat (28/8/2020). Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden, Kepala Negara beserta rombongan terbatas bertolak menuju Kabupaten Kulon Progo, DIY, melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekira pukul 08.30 WIB menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bandara International Yogyakarta yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, Jumat (28/2/2020). Bandara ini disebut mampu menahan guncangan gempa hingga 8,8 skala richter (SR) hingga gelombang tsunami setinggi 12 meter.

"Bandara baru ini didesain memiliki daya tahan terhadap gempa sampai hingga 8,8 skala richter. Tadi kepala BMKG menyampaikan kepada saya, Bu Dwi, juga bisa menahan gelombang tsunami hingga ketinggan 12 meter. Insya Allah ini sudah dirancang untuk ke sana semuanya," ucap Jokowi.Jokowi menuturkan, Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) telah selesai dibangun 100 persen. Bahkan pengerjaan bandara ini sangat kilat yakni hanya 20 bulan. "Cepat sekali," imbuhnya.Bandara Internasional Yogyakarta ini memiliki keunggulan dibanding bandara pendahulunya yakni Adi Sucipto. Jokowi memaparkan bahwa bandara baru tersebut memiliki runway lebih panjang, yakni 3.250 meter.

"Kalau kita bandingkan ini dengan airport lama yang di Adi Sucipto, panjang runway yang di sana 2.200 meter. Yang di sini 3.250 meter, jauh lebih panjang. Di sana hanya untuk pesawat yang narrow body. Di sini bisa didarati, ini saja saya baru mendapatkan informasi, bisa didarati Airbush A380 dan Boeing 777. Pesawat gede-gede bisa turun di sini karena runwaynya 3.250," jelas Jokowi."Luas terminal yang lama 17 ribu meter persegi. Di sini 219 ribu meter persegi. Berapa kali ini? 13 (atau) 14 kali lipat dari yang lama. Kapasitas penumpang, yang lama itu hanya bisa menampung 1,6 juta penumpang. Di sini bisa 20 juta penumpang. Ini tugas kita bersama bagaimana bisa mendatangkan 20 juta itu. Bukan tugas yang ringan," sambung dia.Lebih lanjut, Jokowi mengatakan pembebasan lahan untuk membangun Bandara Internasional Yogyakarta menghabiskan anggaran sebesar Rp4,2 triliun. Sedangkan untuk konstruksinya Rp7,1 triliun. Dengan demikian total pembangunan bandara ini sebesar Rp11,3 triliun.

"Dulu saya menyampaikan dengan Pak Gubernur (DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X) awal-awal, habisnya sekian, sekarang kita bagi-bagi pak gubernur. Bapak urusan pembebasan lahan dan nanti pengawasan serta yang paling adalah masalah arsitek. Nah beliau ini sangat detil dan sangat mumpuni urusan kearsitekturan dan yang ada di dalam tadi, interior semuanya. Melihat keahlian beliau bapak gubernur ini sangat keliatan sekali dalam desain arsitektur di Bandara Internasional Yogyakarta ini," tutur Jokowi.Ia pun menyebut Bandara Internasional Yogyakarta sebagai yang terbaik di Indonesia untuk saat ini. "Saya juga berterima kasih kepada PP dan Angkasa Pura I yang tadi kita lihat detil pengerjaannya juga menurut saya ini terbaik saat ini di Indonesia. Ga tau nanti ada bandara baru lebih baik lagi, ga tau," pungkasnya.

Selepas menjalankan ibadah salat Jumat pada siang harinya, Presiden Joko Widodo juga diagendakan untuk menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta.Turut serta dalam penerbangan menuju DIY di antaranya ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.  

Editor
:
Sumber
: Mtc/okz

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Gubernur Bobby Nasution Salat Iduladha Bersama Ribuan Warga Binjai, Pemprov Sumut Salurkan 167 Hewan Kurban

Nasional

Ini Daftar Presiden yang Pernah dan Sedang Memimpin Indonesia

Nasional

Bawa 40 Kg Sabu, Kurir Aceh Aswari Dituntut Mati oleh Jaksa di Medan

Nasional

Presiden RI Prabowow Subianto Bersama Para Pengungsi Pergantian Tahun 2026

Nasional

Gubernur Bobby Nasution Dampingi Presiden RI Tinjau Pembangunan Jembatan dan Pengungsi Korban Bencana di Tapse,

Nasional

Tuan Rondahaim Saragih Garingging Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI