Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tri Tito Karnavian Tekankan Pentingnya Sosialisasikan 3M di DKI Jakarta

Tri Tito Karnavian Tekankan Pentingnya Sosialisasikan 3M di DKI Jakarta

Admin - Senin, 31 Agustus 2020 15:51 WIB
Ketum TP-PKK, Tri Tito Karnavian tekankan pentingnya sosialisasikan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) di DKI Jakarta.[Ist]
MATATELINGA, Jakarta:  Kegiatan Gerakan Bersama Pakai Masker atau disebut juga “Gebrak Maker” merupakan tindaklanjut yang diemban TP-PKK dan para kader di bawahnya  atas perintah langsung Presiden Joko Widodo untuk membantu Pemerintah dalam penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19. 

[adesense]

Tri Tito Karnavian yang menjabat sebagai Ketum TP-PKK tekankan pentingnya sosialisasikan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) di DKI Jakarta.

“Prioritas kita adalah menghadapi pandemi Covid-19 ini, menurunkan sebanyak-banyaknya angka penularan Covid-19 kita, mempersempit pembahasan saat ini membantu pemerintah dalam menurunkan angka penderita Covid-19, yaitu dengan membagikan masker dan juga diikuti dengan sosialisasi 3M,” 

Hal tersebut dikatakan Tri pada saat kegiatan Laporan Gebrak Masker melalui Video Confrence bersama Ibu Ketua TP-PKK Provinsi DKI Jakarta, para kepala dinas PPBD DKI Jakarta, Kepala dinas PPAPP DKI jakarta, dan pengurus IKAPTK DKI jakarta, Senin (31/08/2020).

Kini, jumlah korban penderita positif covid-19 di DKI Jakarta semakin meningkat, berdasarkan data Gugus Tugas untuk seluruh Indonesia telah mencapai 3000 orang lebih dengan penyumbang terbanyak ialah DKI Jakarta sebesar 22%, sehingga DKI Jakarta menjadi peringkat pertama berdasarkan jumlah orang yang terpapar Covid-19.

“Walaupun data ini mungkin ya karena tidak seluruh daerah melakukan pendataan yang sama melalui tracing, yaitu pendataan secara pemeriksaan melalui random yang sama metodenya, tetapi tetap saja kita memegang data yang sudah ada dan valid atau diakui nasional adalah DKI Jakarta dengan menyumbang 22% angka penderita Covid-19. Dimana saat ini kita yang berada di DKI Jakarta pun harus waspada berarti Covid-19 cukup mengancam bagi kita dan keluarga kita,” tandasnya.

Tri mengakui melihat angka terpapar covid-19 yang begitu tinggi di DKI Jakarta, oleh sebab itu Ia juga tidak bosan-bosannya mengajak masyarakat selain mentaati protokol kesehatan, tetapi penerapan pola hidup sehat menurutnya juga penting untuk diperhatikan.

“Saya harapkan lebih dari itu karena dengan cara hidup sehat tidak hanya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak tetapi ada juga dengan cara hidup sehat antara lain berolahraga yang sesuai dengan kebutuhan juga mengkonsumsi makanan bergizi," 

"Terutama pada ibu hamil dan anak-anak juga, tidak lupa selalu memeriksakan diri kemudian imunisasi yang pastinya harus tidak boleh di tunda-tunda,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Tri berharap agar PKK dapat menyumbangkan kontribusi terbaik bagi Pemerintah dan masyarakat di tengah problematikan yang sedang melanda dunia yaiut covid-19. 

Ia juga menuturkan rasa apresiasinya terhadap usaha dan kerja keras yang telah diberikan oleh para stakeholders.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas semua kerja keras semua stakeholder dan komponen-komponen pemerintah DKI Jakarta yang telah bersusah payah dan bekerja keras dalam menangani covid-19 ini,” imbuhnya.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Terobosan Tata Kelola Keuangan, Bobby Nasution Raih Penghargaan Creative Financing dari Mendagri

Nasional

Di Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Deli Serdang Teken MoU dan Raih Penghargaan Mendagri

Nasional

Mendagri Tito Karnavian : Lumpur dan Kayu Jadi Kendala Utama Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Nasional

PSEL Medan Raya Mulai Dipersiapkan, Pemko Medan Bebaskan Lahan dan Siapkan Anggaran 2026

Nasional

Mendagri : Seluruh Kepala Daerah Tetap di Wilayah, Seminggu Sebelum dan Sesudah Lebaran

Nasional

Pemprov Sumut dan Kemendagri Perkuat Sinergi Pencegahan Kasus Perdagangan Orang