Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ulah Siapa Ini, Ustadz Abdul Somad Katanya Ditangkap Polisi

Ulah Siapa Ini, Ustadz Abdul Somad Katanya Ditangkap Polisi

Redaksi - Kamis, 17 Desember 2020 07:30 WIB
Hand Over
Foto Hoax UAS ditangkap 
MATATELINGA, Jakarta: Dalam foto ini, terlihat UAS didampingi sejumlah orang berpakaian preman dan di belakangnya dikawal oleh polisi. Ulah siapa, beredar foto di media sosial, ulama kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) ditangkap polisi.

Media langsung menelusuri dengan beredarnya di media sosial UAS, ternyata foto yang beredar itu merupakan potongan gambar saat UAS sedang mengunjungi peresmian sebuah pondok pesantren di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Bisa dipastikan foto yang beredar tersebut adalah hoax.

"Kami menyusuri sungai kapuas menggunakan speedboat berhenti di desa teluk batang kabupaten kayong utara untuk meresmikan gedung al-ikhlas ponpes daarul quran babussa'adah," tulis UAS dalam caption video di akun Instagramnya, seperti dilihat Okezone, Selasa (15/12/2020).

Sebelumnya, Ustadz Abdul Somad (UAS) mengaku mendapat SMS akan dijadikan tersangka. Dia berpendapat, adanya SMS tersebut karena selama ini dia terlalu vokal berbicara. Termasuk menanggapi status tersangka Imam Besar Habib Rizieq Shihab.

"Dulu zaman nenek kita yang hilang itu jarum, sekarang bisa pula Harun Masiku hilang. Habib rizieq dicari-cari kesalahan sampai tidak ada lagi pasal yang tidak menjeratnya, dicarikan pasal keramaian,” ujar UAS dalam sebuah tayangan video yang dikutip Okezone, Sabtu (12/12/2020).

UAS juga menanggapi sejumlah ulama yang telah dulu dijadikan tersangka dan ditahan polisi. Diantaranya Sugi Nur Raharja alias Gus Nur yang ditahan Bareskrim atas kasus dugaan ujaran kebencian. Dan Ustadz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata terkait kasus ujaran kebencian dan bernuansa SARA.

"Ustad Gus Nur udah masuk, Ustadz Maheer udah masuk penjara, nanti ada yang sms saya lagi ‘hati-hati mad nampaknya kau tak lama lagi’," sebutnya.

UAS pun mengaku tidak takut dengan ancaman yang dilayangkan kepadanya. Bahkan, pada 2019 silam, dirinya juga sering mendapat ancaman oleh orang yang tidak dikenal.

"Saya ini paling pantang ditakut-takuti, waktu 2019 ditakuti-takuti orang, hati-hati kalau sampai ustad Somad itu berpihak kami buka aibnya. Saya tidak kenal pak prabowo tuh, saya enggak tahu tapi semakin diancam," sebutnya.

Editor
:
Sumber
: Okz

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Nasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Nasional

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Nasional

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis

Nasional

Bakamla RI Siap Dorong Ekonomi Maritim Indonesia

Nasional

Chelsea Menang atas Wolves Dalam Liga Inggris