MATATELINGA,Jakarta:Jadilah PerwiraPemimpinyang benar-benar menguasai ilmu pengetahuan dan peka terhadap perubahan, di samping para perwira jago terbang, menembak dan aerobatik tapi ada ilmu lain yang harus dikuasai yaitu Pembinaan Teritorial (Binter), karena bila itu sudah dikuasai ketika menjadi Komandan Lanud bisa mengimplementasikan ilmu teritorialtersebut kepada pemerintah daerah dan masyarakat.Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P.saat memberikan pengarahan kepada Instruktur dan Perwira Siswa Sekolah Penerbang (Pasis Sekbang) TNI AU di Gedung Sabang-Merauke,Akademi Angkatan Udara (AAU),Yogjakarta, Jumat (19/2/2021).Terkait dengan ilmu pembinaan teritorial, Panglima TNIsudahmenyampaikan kepada Kepala Staf Angkatan Udara untuk memberikan ilmu pembinaan teritorialkepada seluruhPasis Sekbang TNI AU.MenurutPanglima TNI,pembinaan teritorial adalah pembinaan yang digunakan oleh anggota TNI karena sangat menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat.“Dengan pembinaan teritorial kita bisa memberdayakan, membina aspek geografis, demografis dan kondisi sosial,” ujarnya.Panglima TNI menjelaskan bahwa aspek geografis selama ini pembinaan wilayah udara dilaksanakan Babinpotdirga,dalam rangka memberikan ruang untuk kegiatan operasi atau mempersiapkan Mandala operasigunakegiatanpeperangandan lainnya.Selanjutnya, demografi adalah unsur masyarakat dipersiapkan sebagaialatuntuk melipatgandakan kekuatan, contohnya dalam bentuk komponen cadangan atau komponen pendukung.Sedangkankondisi sosial adalah dinamika di masyarakat saat damai dan aman.“Tiga aspek itu, kalau digabungkan menjadi satu maka kita akan dapatkan Ruang, Alat, dan Kondisi (RAK) Juang yang tangguh,” jelas Panglima TNI.