MATATELINGA. Jakarta - Di saat negara kembali mengeluarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali. Polemik masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) kembali mencuat akhir-akhir ini. Kebijakan ini dinilai tidak peka terhadap kondisi masyarakat.Syahrul Aidi selaku Anggota Komisi V DPR RI, menyebut, berbagai lintas kementerian mulai dari Kemenhub sampai Kemenlu saling lempar tanggung jawab.
Baca Juga:SE Gubernur Tentang PPKM Diperpanjang, DPRD Kota Medan Minta Pemko Medan Perhatikan Pelaku UsahaMenyikapi seriusnya hal itu, dia meminta presiden harus turun tangan langsung dan secara tegas mengeluarkan sikap. Akibatnya, kerja keras pemerintah baik lokal atau nasional terkait PPKM Darurat ini dikhawatirkan tidak tercapai dan akan membuka kembali serangan pandemi gelombang ketiga."Serangan pandemi Covid-19 gelombang kedua ini cukup kuat. Langkah pemerintah untuk mengeluarkan PPKM Darurat di beberapa provinsi itu dinilai sudah tepat. Namun yang kita kecewakan, di saat dalam negeri sedang melakukan pengetatan kegiatan masyarakat, tiba-tiba kita mendapat kabar ada ratusan TKA yang masuk ke Indonesia. Tentu ini membuat kita semua kecewa," kata Syahrul kepada wartawan, Rabu (07/07/2021).[br]Saat ini, kata Politikus PKS ini, terjadi disparitas besar antara kecepatan laju kematian imbas Covid-19 dengan kecepatan koordinasi dan kepemimpinan pemerintah dalam penanganan Covid-19.Sehingga, koordinasi perlu langsung di tangan Presiden, presiden harus memimpin langsung dan tegas atas hal ini. Jalur internasional sebagai pintu masuk TKA ini segera ditutup. Bahkan jika perlu presiden keluarkan Perpres terkait hal ini. (Mtc/Okz)