MATATELINGA. Pemerintah terus gencar lakukan vaksinasi covid-19 untuk mengurangi terpapar nya masyarakat terkena virus corona. Vaksinasi selain mencegah terkena gejala berat hingga kematian akibat covid-19, vaksinasi juga jalan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Vaksinasi menjadi salah satu cara mengatasi pandemi covid-19.Dikutip dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Minggu (01/08/2021), capaian vaksinasi covid-19 dosis pertama secara nasional sudah mencapai 22,68 persen. Artinya, vaksin covid-19 dosis pertama sudah disuntikkan kepada 47.226.514 orang.Terkait capaian vaksinasi nasional, ada beberapa daerah yang capaian untuk dosis pertama lebih dari 50 persen. Dikutip dari data yang dianalisis Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenkes RI hingga 31 Juli 2021, ada tiga daerah yang capaian vaksinasi covid-19 dosis pertama mencapai 50 persen.
Baca Juga:Rapat Evaluasi bersama Menko Perekonomian, Bobby Nasution Paparkan Perkembangan Dan Penanganan Covid-19 di Kota MedanTiga daerah itu yakni Provinsi DKI Jakarta yang menembus lebih dari 90 persen. Kemudian Provinsi Bali yang mencapai 90 persen. Lalu Provinsi Kepulauan Riau yang sudah lebih dari 60 persen.Meski demikian, warga yang sudah divaksinasi tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Sebab, sudah divaksin bukan berarti kebal dari covid-19. Hal itu sebagaimana diungkapkan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi."Vaksinasi mengurangi risiko terhadap gejala sakit berat dan kematian, serta memberikan perlindungan, karena vaksin bekerja untuk melatih sistem kekebalan tubuh kita. Dengan pelatihan yang baik dari vaksin, tubuh bisa melawan virus dengan menetralisirnya, sehingga ketika terinfeksi bisa tidak bergejala atau bahkan sama sekali tidak sakit," jelasnya dalam konferensi pers virtual beberapa waktu lalu.Indonesia sendiri sudah mulai melakukan vaksinasi covid-19 kepada masyarakat secara bertahap sejak Januari 2021. Belum lama ini pemerintah menambah target sasaran vaksinasi covid-19 dari yang semula 181.500.000 orang menjadi 208.265.720 orang.[br]Sementara untuk dosis kedua, capaiannya baru menyentuh angka 9,86 persen atau sekira 20.534.823 orang. Artinya, masih sekira 27 juta orang yang sudah divaksinasi dosis pertama, tapi belum mendapat suntikan dosis kedua.Sementara 6.613 orang sudah mendapatkan vaksin covid-19 dosis ketiga atau booster. Ini masih dikhususkan untuk tenaga kesehatan (nakes). (Mtc/Okz)