Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Minimalisir Kecurangan Lawan, Siapkan Saksi Dalam dan Saksi Luar

Minimalisir Kecurangan Lawan, Siapkan Saksi Dalam dan Saksi Luar

Admin - Minggu, 29 Juni 2014 16:53 WIB
Matatelinga - Jakarta, Lebih dari 3,5 juta orang disipakan untuk menjadi saksi Tim Pemenangan pasangan Jokwoi-JK. Saksi ini tersebar di seluruh nusantara, demi meminimalisir pelanggaran saat pilpres 9 Juli mendatang. Saksi-saksi tersebut dibagi dalam dua kelompok besar yaitu saksi dalam dan saksi luar."Pelanggaran secara masif dan sistematik terjadi di lapangan, kami ingin membantu agar pilpres dapat berjalan jurdil luber," ujar anggota Tim Kampanye Nasional Djarot S. Hidajat.Hal itu disampaikan Djarot saat konferensi pers ‘Kesiapan Saksi Tim Pemenangan Jokowi-JK Untuk Melawan Kecenderungan Pelanggaran Masif, Sistematik, dan Terstruktur Dalam Penyelenggaraan Pilpres 2014’ yang digelar di Kantor Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK, Jl. Sisingamangaraja No.5, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (29/6/2014).Saksi dalam berjumlah 1.135.989 orang yang berasal dari kader partai politik pendukung Jokowi-JK. Saksi dalam ditunjuk Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK secara resmi untuk mengawal proses pilpres. Sedangkan saksi luar berjumlah 2.439.200 orang yang merupakan anggota partai, relawan, dan simpatisan. Tugas dari saksi luar adalah berjaga di luar tempat pemungutan suara. Kedua saksi secara umum bertugas untuk melihat dan mendata jika ada penghilangan atau penambahan seuara di masing-masing TPS."Kami, yang punya pengalaman data pemilih buruk, masih menemukan adanya NIK kosong dan NIK ganda," kata anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK, Arif Wibowo.Arif kemudian memberi contoh dua provinsi yang paling banyak kasus buruknya administrasi pendataan dan pemutakhiran data pemilih paling banyak, yaitu Provinsi Jawa Barat (2.982.786 data) dan Jawa Tengah (920.037 data). Para saksi, mulai dari tingkat desa hingga provinsi, diberikan pembekalan dan diberi buku saku. Selain itu, mereka juga terdata dan diberi surat mandate resmi yang ditandatangani oleh tim kampanye sesuai dengan tingkatannya."Kami akan mengikuti terus, mendeteksi atau memastikan kenaikan dan penurunan pemilih tetap di tiap kabupaten dan provinsi. Ini akan menjadi perhatian penuh Tim Jokowi-JK," kata anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK Enggartiasto Lukita.Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK berharap para saksi bisa bekerja dengan baik. "Selain itu, Bawaslu juga pro-aktif, Polri juga mengawal jalannya pemilu, pemerintah netral, tim kami sendiri tidak terprovokasi, serta pers juga ikut mengontrol dan mengawasi," kata Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK Tjahjo Kumolo.(Dtk/Af)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Jaksa Garda Desa, Program Preventif dari Kejari Deli Serdang Untuk Meminimalisir Penyalahgunaan Dana Desa

Nasional

Upaya Imigrasi Minimalisir TPPO, Diduga Rugikan Sejumlah Masyarakat

Nasional

Minimalisir Pelanggaran, Prajurit Korem 174/ATW Terima Penyuluhan Hukum

Nasional

Minimalisir Aksi Geng Motor, Malam Sabtu & Minggu Posko Sampai Subuh

Nasional

Bobby Nasution : Insya Allah Akhir Tahun Selesai, Minimalisir Terjadinya Banjir

Nasional

Minimalisir Banjir, Pemko Medan Bangun Kolam Retensi