Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Penyuluh Narkoba Miliki Peran Krusial Dalam Program Prioritas Nasional

Penyuluh Narkoba Miliki Peran Krusial Dalam Program Prioritas Nasional

- Rabu, 25 Agustus 2021 17:30 WIB
Mtc/ist
MATATELINGA, Jakarta- Penyuluh Narkoba memiliki peran yang sangat penting dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Para penyuluh tersebut merupakan garda terdepan dalam menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat.

Seperti disampaikan Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluh Narkoba, bahwa para Penyuluh Narkoba memiliki peran yang strategis dalam menekan sisi penyalahgunaan narkoba.

Mereka dapat melaksanakan upaya kampanye publik secara komprehensif dalam rangka memberikan pemahaman masyarakat akan bahaya narkoba.

“Berikan pengetahuan tentang rehabilitasi, agar masyarakat dapat mengajak penyalah guna untuk berani rehabilitasi,”imbuh Jenderal bintang di hadapan lima ratusan peserta Bimtek virtual, pada Rabu (25/8).

[br]

Kepala BNN juga berpesan kepada para penyuluh untuk senantiasa mengasah kemampuan, keterampilan dan kompetensinya. Oleh karena itulah, kegiatan pada hari ini memiliki arti yang sangat penting bagi para Penyuluh Narkoba.

Dalam kesempatan ini pula, Kepala BNN mengingatkan bahwa implementasi War on Drugs dimulai dari pedesaan di seluruh penjuru nusantara. Fakta saat ini, desa yang berada di pinggiran kota, pesisir, hingga di perbatasan negara sangat rentan dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Kerentanan desa akan bahaya narkoba ini bukan rekaan semata, karena data menunjukkan di tahun 2021 jumlah daerah rawan narkoba telah mencapai angka 2.788 kawasan (968 Bahaya dan 1.820 Waspada). Oleh karena itulah, Kepala BNN menekankan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan Desa Bersinar terutama dalam bidang pencegahan.

Sebelum menutup sambutannya, Kepala BNN memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran di Deputi Bidang Pencegahan dan pelaksana teknis di BNNP/K yang secara aktif meningkatkan peran para Penyuluh Narkoba.

[br]

Sementara itu Deputi Pencegahan BNN RI, Drs. Sufyan Syarif, M.H. memberikan pembekalan khusus kepada seluruh Kepala BNNK di Indonesia yang turut hadir dalam kegiatan bimtek. Ia berpesan agar seluruh jajaran di daerah memiliki persepsi yang sama tentang tentang tugas pokok dan program prioritas nasional secara mendetail di bidang pencegahan.

Selanjutnya, Deputi Pencegahan menekankan kembali tentang program Desa Bersinar yang menjadi salah satu prioritas nasional. Menurutnya, program tersebut merupakan suatu wadah yang mengintegrasikan seluruh bidang dari mulai pencegahan hingga rehabilitasi.

“Program ini sangat penting karena komprehensif dan manfaatnya bisa dirasakan secara konkret langsung oleh masyarakat,” imbuh Deputi Pencegahan.

Untuk meraih hasil yang maksimal, Deputi Pencegahan meminta agar para pelaksana di lapangan memiliki mindset kerja sama melalui kolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

TNI Kembali Laksanakan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Kabupaten Sambas

Nasional

Kapolda Sumut: Perubahan UU Polri Harus Menjadi Fondasi Penguatan Profesionalisme dan Akuntabilitas Personel

Nasional

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Nasional

PIMPASA Goes To School, Edukasi Pelajar Cegah TPPO dan TPPM

Nasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Nasional

Gerebek Kampung Narkoba di Labura, 7 Tersangka dan Ratusan Juta Rupiah Diamankan