MATATELINGA. Bangka Barat - Penambang ilegal di kawasan Hutan Mangrove, Dusun III, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok kocar kacir saat Jajaran Polres Bangka Barat kembali melakukan razia tambang timah ilegal, Minggu (14/11/2021).Namun saat petugas melakukan razia, para penambang berhasil melarikan diri karena informasi terkait razia tambang ilegal diduga telah bocor."Ini juga saya tidak tau bocor apa enggak ya, padahal kita udah diam-diam mengeluarkan seprint tapi bocor juga. Untuk penambang saat masuk sempet juga ada yang lari, mungkin udah tau polisi mau datang, mereka lari ke hutan-hutan bakau," ucapnya.
Baca Juga:Bobby Nasution Tak Ingin Warga Merasa SulitDari razia kali ini, Polres Bangka Barat berhasil mengamankan sebanyak tiga mesin tambang di lokasi.Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Evry Susanto mengatakan, "Kita melaksanakan operasi penertiban tambang ilegal di wilayah Belo Laut, kita masuk sudah pada kabur semua, tapi yang bisa kita amankan sekitar 3 mesin yang bisa kita bawa Polres, " ujar nya. Seperti dikutip dari Sindonews, Senin (15/11/2021).Kabag Ops menambahkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan siap memberikan sanksi tegas kepada penambang yang masih membandel."Untuk tiga mesin itu, akan menjadi barang bukti terus akan menindak lanjuti kepemilikannya dan akan mencari bahwa ada barang buktinyanya atau tidak. Namanya penertiban ya akan ditangkap jika masih berulah lagi, " ujarnya.