MATATELINGA. Jakarta - Memanas, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani diminta untuk dipecat dari jabatannya. Hal ini seperti yang dinyatakan Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera memecat salah satu menteri di kabinetnya ini.Sri Mulyani harus diberhentikan sebagai menteri, sebut Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini menyebut sejumlah alasan kuat. Berikut ini lima alasannya.
Baca Juga:Wagubsu Hadiri Acara Pelantikan PW IPM Sumut Periode Amaliyah 2021/20231. Yang paling mengecewakan, ketika dirinya sebagai koordinator MPR di Badan Anggaran (Banggar) DPR, kemudian Ketua Banggar dan pimpinan lain rapat dengan Dirjen Kemenkeu. Lalu Pimpinan MPR melakukan rapat dengan Menkeu, sudah diatur waktu semuanya, lalu dibatalkan.2. Sri Mulyani dianggap sebagai Menteri Keuangan yang tidak cakap, tidak etik dalam mengatur kebijakan pemerintahan3. Sri Mulyani dinilai telah menyepelekan dan merendahkan MPR karena tidak menempati janji. Hal itu dibuktikan saat MPR rapat dengan Menteri Keuangan mengenai sosialisasi empat pilar. Ketika itu, Sri Mulyani berjanji akan menyelenggarakan 6 kali sosialiasi ternyata cuma 4 kali[br]4. Desakan agar Jokowi memecat Sri Mulyani merupakan keputusan rapat 10 pimpinan MPR yang digelar secara hybrid, offline maupun online. Mereka menilai Sri Mulyani telah merendahkan MPR5. Sri Mulyani dinilai mengacuhkan MPR terkait keterbatasan anggaran. Saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor beberapa waktu lalu, Pimpinan MPR mengeluhkan soal anggaran yang terbatas. Padahal, saat ini kini pimpinan MPR berjumlah 10 orang. Tetapi, ketika itu justru diacuhkan Sri Mulyani