MATATELINGA. Jakarta - Akibatkan tiga bangunan pendidikan, satu posyandu rusak berat. Hal itu terjadi akibat bencana tanah longsor yang melanda empat desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (25/12/2021) sekira pukul 14.30 Wib. Selain itu, longsor juga mengakibatkan dua akses jalan desa terputus.Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan resminya mengatakan, "Longsor menyebabkan tiga unit bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 1 unit posyandu rusak berat. Dua akses jalan desa juga dilaporkan terputus," kata nya, Sabtu (25/12/2021).
Baca Juga:Untuk Pengamanan Nataru, Kapolsek Medan Baru Lakukan Check Kontrol Kesiapan Pos PAM CarrefourBerdasarkan laporan yang diterima Muhari dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Garut, longsor terjadi setelah Kabupaten Garut diguyur hujan sela sekira tiga jam. Longsor tersebut, dilaporkan juga mengancam 179 jiwa yang ada di empat desa. Seperti dikutip dari Sindonews, Minggu (26/12/2021)."Longsor mengancam 179 jiwa. Sebagian warga yang terdampak mengungsi ke rumah kerabat yang dirasa lebih aman," ujar Muhari."Adapun, warga yang terdampak berasal dari Desa Mekarmulya, Desa Mekarwangi, dan Desa Selaawi di Kecamatan Talegong, dan Desa Sukamaju di Kecamatan Sukamaju," imbuhnya.